Unismuh Makassar teliti dinamika sosial masyarakat urban saat pandemi
Kamis, 10 Maret 2022 5:51 WIB
Suasana setelah bedah buku dari Staf Pengajar FKIP Unismuh Makassar Dr Nurlina Subair, MSi bersama para penanggap diantaranya Dr Muhammad Yahya, M.Si dan Dr Huriah Ali Hasan, ST, ME, Ph.D (di tengah) di Makassar, Rabu (9/3/2022). Antara/ HO- Unismuh Makassar
Makassar (ANTARA) - Pengajar FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar Dr Nurlina Subair, M.Si meneliti dinamika sosial masyarakat urban di wilayah timur Makassar semasa pandemi COVID-19.
Hasil penelusuran tersebut dipaparkan pada Bedah Buku yang diselenggarakan Perpustakaan Unismuh bekerja sama dengan Forum Literasi Digital Iqra Unismuh di Makassar, Rabu.
Nurlina mengatakan hasil penelitian yang dibukukan ini ditulis sebelum masa COVID-19, kemudian ditelusuri dinamika dan interaksi sosialnya yang mengalami perubahan pada masa pandemi.
Doktor sosiologi PPs-UNM ini mengakui kalau para akademisi lain terbuka ruang untuk melanjutkan penelitian soal dinamika sosial masyarakat urban selama masa pandemi COVID-19.
Dia menyebutkan buku ini berangkat dari hasil penelitian tentang hubungan ketetanggaan di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) wilayah Timur Makassar.
Temuan saat penelitian disebutkan pola hubungan ketetanggaan pada masyarakat Kompleks BTP masih memiliki ciri masyarakat "gemeinschaft" atau paguyuban.
"Pada proses kontak sosial dan kerja sama dengan hasil yang cukup tinggi dan pada indikator kompetisi, konflik dan akomodasi di BTP tergolong rendah," kata penyintas kanker yang telah berkunjung ke 22 negara ini.
Ketua Makassar Cancer Care Community ini mengatakan kesimpulan lapangan diketahui bahwa masyarakat di timur Makassar belum sepenuhnya berubah menjadi masyarakat yang bercirikan "gesellschaft" atau berkelompok karena kesadaran rasional.
Pada bedah buku tersebut, turut hadir sejumlah penanggap, di antaranya Dr Muhammad Yahya, M.Si, Dr Huriah Ali Hasan, ST, ME, Ph.D, Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Dr Muh Tahir, M.Si, dan Kabag Humas Unismuh Makassar Hadi Saputra, S.Pd, M.Si.
Hasil penelusuran tersebut dipaparkan pada Bedah Buku yang diselenggarakan Perpustakaan Unismuh bekerja sama dengan Forum Literasi Digital Iqra Unismuh di Makassar, Rabu.
Nurlina mengatakan hasil penelitian yang dibukukan ini ditulis sebelum masa COVID-19, kemudian ditelusuri dinamika dan interaksi sosialnya yang mengalami perubahan pada masa pandemi.
Doktor sosiologi PPs-UNM ini mengakui kalau para akademisi lain terbuka ruang untuk melanjutkan penelitian soal dinamika sosial masyarakat urban selama masa pandemi COVID-19.
Dia menyebutkan buku ini berangkat dari hasil penelitian tentang hubungan ketetanggaan di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) wilayah Timur Makassar.
Temuan saat penelitian disebutkan pola hubungan ketetanggaan pada masyarakat Kompleks BTP masih memiliki ciri masyarakat "gemeinschaft" atau paguyuban.
"Pada proses kontak sosial dan kerja sama dengan hasil yang cukup tinggi dan pada indikator kompetisi, konflik dan akomodasi di BTP tergolong rendah," kata penyintas kanker yang telah berkunjung ke 22 negara ini.
Ketua Makassar Cancer Care Community ini mengatakan kesimpulan lapangan diketahui bahwa masyarakat di timur Makassar belum sepenuhnya berubah menjadi masyarakat yang bercirikan "gesellschaft" atau berkelompok karena kesadaran rasional.
Pada bedah buku tersebut, turut hadir sejumlah penanggap, di antaranya Dr Muhammad Yahya, M.Si, Dr Huriah Ali Hasan, ST, ME, Ph.D, Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Dr Muh Tahir, M.Si, dan Kabag Humas Unismuh Makassar Hadi Saputra, S.Pd, M.Si.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Murid SD di NTT ditemukan tewas karena tak bisa beli buku, ini tanggapan warga Makassar
06 February 2026 7:46 WIB
Kemenkum Sulbar beri perlindungan hukum dengan bantu daftarkan hak cipta 12 buku
27 January 2026 16:27 WIB
UMI kolaborasi UM Malaysia meluncurkan buku "Bugis Islam in the Malay World"
23 October 2025 18:12 WIB
Tingkatkan literasi, PT Vale serahkan donasi buku untuk anak di Loeha Raya
21 October 2025 13:10 WIB
PLN UIP Sulawesi bagikan ratusan buku guna tingkatkan literasi anak negeri
11 October 2025 21:01 WIB
Gramedia Panakkukang gelar 'Semesta Buku', ajak masyarakat tingkatkan literasi
03 October 2025 7:32 WIB
Prabowo prihatin anak keluarga kurang mampu harus menulis kecil demi hemat buku
30 July 2025 11:05 WIB
Gubernur Sulbar wajibkan siswa SMA/SMK sederajat baca 20 buku sebagai syarat kelulusan
13 July 2025 13:50 WIB