Kalla dan Daarut Tauhid luncurkan program pemberdayaan mualaf
Senin, 22 Agustus 2022 22:13 WIB
Yayasan Hadji Kalla saat memberikan bantuan modal usaha dan pembinaan kepada mualaf. ANTARA/HO-Humas Yayasan Hadji Kalla
Makassar (ANTARA) - Yayasan Hadji Kalla bersama Daarut Tauhiid Peduli meluncurkan Program Pemberdayaan Mualaf yang akan menyasar tiga titik lokasi, yaitu dua titik area Kota Makassar dan satu titik di Kabupaten Gowa.
Dimulai dari peluncuran program di Makassar, Senin, program yang dihadirkan di momen HUT Kemerdekaan ke 77 Republik Indonesia ini akan digulirkan selama tiga bulan ke depan.
Salman Febriyansyah selaku Manager Bidang Islamic Care Yayasan Hadji Kalla menyebut program ini memberikan pendampingan bagi para mualaf terkait penguatan kapasitas diri, peningkatan keterampilan serta bantuan berkelanjutan untuk kemandirian ekonomi.
“Yayasan Hadji Kalla memberikan bantuan kepada mualaf ini dengan harapan ada kegiatan produktif yang bisa terus dilakukan. Dengan mereka bisa mandiri dan lebih produktif, maka usahanya nanti bisa terus dikelola dan memberikan manfaat untuk orang-orang yang ada di dalamnya," urainya.
Tahap pertama, diadakan pertemuan dengan pembinaan keagamaan secara intensif selama sepekan. Mereka akan dibimbing langsung oleh ustaz atau guru yang berpengalaman di bidangnya.
Selain itu, juga akan ada pembekalan bidang ekonomi, termasuk pemberian modal usaha. Pertemuan tiap pekannya akan mengoptimalkan berbagai materi terkait pemasaran produk dari media sosial.
Salah satu pemateri yang dihadirkan adalah Ustazah Aliyah. Sebagai mentor menjahit untuk usaha mandiri menjahit di salah satu titik pemberdayaan, ia mengaku senang bisa berbagi ilmu, khususnya ibu-ibu yang banyak menghabiskan waktunya di rumah bisa lebih produktif dengan kegiatan menjahit.
"Sangat dibutuhkan di zaman sekarang, contoh kecil misalnya ketika menjahit jilbab perempuan. Produk ini sangat banyak peminatnya," ungkapnya.
Bantuan produktif ini diberikan oleh YHK untuk stimulus kepada para mualaf yang dibantu agar memperoleh pemasukan yang dikelola secara mandiri.
Diharapkan bahwa kelompok yang dibantu bisa lebih aktif dalam mengelola bantuan yang diperoleh dengan membuat usaha secara mandiri.
Dimulai dari peluncuran program di Makassar, Senin, program yang dihadirkan di momen HUT Kemerdekaan ke 77 Republik Indonesia ini akan digulirkan selama tiga bulan ke depan.
Salman Febriyansyah selaku Manager Bidang Islamic Care Yayasan Hadji Kalla menyebut program ini memberikan pendampingan bagi para mualaf terkait penguatan kapasitas diri, peningkatan keterampilan serta bantuan berkelanjutan untuk kemandirian ekonomi.
“Yayasan Hadji Kalla memberikan bantuan kepada mualaf ini dengan harapan ada kegiatan produktif yang bisa terus dilakukan. Dengan mereka bisa mandiri dan lebih produktif, maka usahanya nanti bisa terus dikelola dan memberikan manfaat untuk orang-orang yang ada di dalamnya," urainya.
Tahap pertama, diadakan pertemuan dengan pembinaan keagamaan secara intensif selama sepekan. Mereka akan dibimbing langsung oleh ustaz atau guru yang berpengalaman di bidangnya.
Selain itu, juga akan ada pembekalan bidang ekonomi, termasuk pemberian modal usaha. Pertemuan tiap pekannya akan mengoptimalkan berbagai materi terkait pemasaran produk dari media sosial.
Salah satu pemateri yang dihadirkan adalah Ustazah Aliyah. Sebagai mentor menjahit untuk usaha mandiri menjahit di salah satu titik pemberdayaan, ia mengaku senang bisa berbagi ilmu, khususnya ibu-ibu yang banyak menghabiskan waktunya di rumah bisa lebih produktif dengan kegiatan menjahit.
"Sangat dibutuhkan di zaman sekarang, contoh kecil misalnya ketika menjahit jilbab perempuan. Produk ini sangat banyak peminatnya," ungkapnya.
Bantuan produktif ini diberikan oleh YHK untuk stimulus kepada para mualaf yang dibantu agar memperoleh pemasukan yang dikelola secara mandiri.
Diharapkan bahwa kelompok yang dibantu bisa lebih aktif dalam mengelola bantuan yang diperoleh dengan membuat usaha secara mandiri.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KALLA siap hadirkan MaRI Ekstention pusat perbelanjaan berkonsep ramah lingkungan
21 November 2025 13:45 WIB
PT Hadji Kalla beri bantuan Rp350 miliar ke Pemda Sulbar bangun jalan dan jembatan
06 March 2024 14:35 WIB, 2024
Kalla serahkan bantuan 1.000 bendera Merah Putih kepada Pemprov Sulsel
09 August 2023 19:29 WIB, 2023
YHK dan IZI menjalankan Program Tahsin dan TPQ Pelosok di empat provinsi
14 September 2022 14:32 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB