Dirjen WHO : Akhir dari pandemi COVID-19 "di depan mata"
Kamis, 15 September 2022 12:12 WIB
Arsip - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menghadiri The 1st Health Ministers Meeting (HMM) di Hotel Marriot, Yogyakarta (20/6/2022). (ANTARA/HO-Kemenkes/aa)
Jenewa (ANTARA) - Akhir dari pandemi COVID-19 kemungkinan semakin dekat dan karena itu, masyarakat harus meningkatkan upaya untuk mencegah penyebarannya lebih lanjut, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Rabu (14/9).
"Kita belum sampai di sana (akhir pandemi). Tetapi ujungnya sudah terlihat," kata kepala organisasi kesehatan dunia itu.
Tedros mengatakan pada jumpa pers bahwa angka kematian akibat COVID-19 pekan lalu turun ke tingkat yang tercatat pada Maret 2020.
Menurut badan kesehatan PBB itu, jumlah kematian akibat COVID-19 pada 5-11 September mencapai 10.935 jiwa di seluruh dunia, atau turun 22 persen dari angka selama sepekan sebelumnya.
Selain itu, jumlah kasus baru untuk pekan ini turun tajam sebanyak 28 persen menjadi 3,13 juta kasus.
"Kita bisa melihat garis finisnya. Kita sekarang dalam posisi unggul," ujar Tedros.
Untuk itu, dia mendesak masyarakat dunia meningkatkan kewaspadaan untuk menahan penyebaran virus.
Tedros membandingkan situasi menuju akhir pandemi saat ini sama dengan situasi pelari maraton yang "berlari lebih kencang" ketika garis finis mulai terlihat.
Jika dunia tidak mengambil kesempatan untuk mengakhiri pandemi sekarang, masih ada risiko lebih banyak varian virus akan berkembang, yang mengarah pada peningkatan angka kematian serta gangguan dan ketidakpastian yang berkelanjutan, kata Tedros.
Dia meminta agar aturan pelaksanaan tes COVID dan analisis gen saat ini tetap dipertahankan dan upaya vaksinasi anti-COVID dipercepat di daerah-daerah yang tingkat vaksinasinya masih rendah.
Virus corona baru penyebab COVID-19 pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China tengah, pada Desember 2019 dan WHO menyatakan pandemi global pada Maret 2020.
Sumber: Kyodo-OANA
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dirjen WHO: Akhir pandemi COVID "di depan mata"
"Kita belum sampai di sana (akhir pandemi). Tetapi ujungnya sudah terlihat," kata kepala organisasi kesehatan dunia itu.
Tedros mengatakan pada jumpa pers bahwa angka kematian akibat COVID-19 pekan lalu turun ke tingkat yang tercatat pada Maret 2020.
Menurut badan kesehatan PBB itu, jumlah kematian akibat COVID-19 pada 5-11 September mencapai 10.935 jiwa di seluruh dunia, atau turun 22 persen dari angka selama sepekan sebelumnya.
Selain itu, jumlah kasus baru untuk pekan ini turun tajam sebanyak 28 persen menjadi 3,13 juta kasus.
"Kita bisa melihat garis finisnya. Kita sekarang dalam posisi unggul," ujar Tedros.
Untuk itu, dia mendesak masyarakat dunia meningkatkan kewaspadaan untuk menahan penyebaran virus.
Tedros membandingkan situasi menuju akhir pandemi saat ini sama dengan situasi pelari maraton yang "berlari lebih kencang" ketika garis finis mulai terlihat.
Jika dunia tidak mengambil kesempatan untuk mengakhiri pandemi sekarang, masih ada risiko lebih banyak varian virus akan berkembang, yang mengarah pada peningkatan angka kematian serta gangguan dan ketidakpastian yang berkelanjutan, kata Tedros.
Dia meminta agar aturan pelaksanaan tes COVID dan analisis gen saat ini tetap dipertahankan dan upaya vaksinasi anti-COVID dipercepat di daerah-daerah yang tingkat vaksinasinya masih rendah.
Virus corona baru penyebab COVID-19 pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China tengah, pada Desember 2019 dan WHO menyatakan pandemi global pada Maret 2020.
Sumber: Kyodo-OANA
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dirjen WHO: Akhir pandemi COVID "di depan mata"
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB
Guru Besar FKUI: Tujuh resolusi WHO 2025 memberi harapan baru bagi kesehatan global
02 January 2025 13:43 WIB, 2025
Menkes: Terburu-buru belanja APD di awal pandemi COVID-19 picu dugaan korupsi
11 November 2023 18:10 WIB, 2023
Presiden Jokowi terbitkan perpres akhiri penanganan COVID-19 dan tugas KPCPEN
05 August 2023 11:59 WIB, 2023
Prabowo Subianto puji Kepimpinan Presiden Jokowi tangani pandemi COVID-19
09 July 2023 14:21 WIB, 2023
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka
19 January 2026 9:37 WIB