Pemkot Makassar berkolaborasi dengan IDI cegah penyebaran cacar monyet
Sabtu, 1 Oktober 2022 19:46 WIB
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat menjadi pembicara dalam seminar terkait pencegahan penyebarluasan penyakit cacar monyet di Makassar, Sabtu (1/10/2022). ANTARA/HO/Pemkot Makassar
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar berkolaborasi dalam pencegahan penyebaran penyakit cacar monyet.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Sabtu, mengatakan, kolaborasi bersama semua pihak termasuk IDI penting untuk mencegah penularan penyakit cacar monyet atau monkeypox.
"Semua program kita tidak akan jalan tanpa ada kolaborasi dengan organisasi yang baik. Inti dari keberhasilan Makassar Recover adalah dukungan dari IDI," ujarnya.
Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan salah satu pendorong suksesnya pengendalian kasus COVID-19 melalui program Makassar Recover berkat adanya dukungan dari IDI Cabang Kota Makassar.
Menurut dia, salah satu program yang dicanangkannya yakni Makassar Recover. Program ini diakuinya telah berhasil dalam mengendalikan kasus COVID-19 hingga saat ini.
"Makassar Recover berhasil dalam mengendalikan COVID-19 dan itu pun berkat bantuan dari Ikatan Dokter Indonesia," katanya.
Danny menyatakan adanya kolaborasi yang apik antara Pemkot Makassar dengan IDI membuat program Makassar Recover diakui secara nasional.
Sehingga Danny Pomanto berharap kesuksesan program Makassar Recover mampu menjadi tolak ukur dalam pengendalian outbreak mongkeypox di Kota Makassar.
Apalagi sebelumnya ada dua pasien yang diduga suspek mongkeypox cacar monyet, meski hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan dinyatakan negatif.
"Hal-hal seperti ini yang kita tidak mau, sehingga perlu pencegahan sejak dini. Jadi kolaborasi antara Pemkot Makassar dengan IDI harus terus kita ditingkatkan," tuturnya.
Ketua IDI Cabang Makassar dr Siswanto Wahab menyampaikan IDI siap menjadi garda terdepan untuk mencegah masuknya kasus mongkeypox di Kota Makassar.
"Alhamdulillah yang sebelumnya dianggap suspek sudah dinyatakan negatif. Ini semua berkat peran dokter untuk bisa menyelamatkan masyarakat dari kasus mongkeypox," ujarnya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Sabtu, mengatakan, kolaborasi bersama semua pihak termasuk IDI penting untuk mencegah penularan penyakit cacar monyet atau monkeypox.
"Semua program kita tidak akan jalan tanpa ada kolaborasi dengan organisasi yang baik. Inti dari keberhasilan Makassar Recover adalah dukungan dari IDI," ujarnya.
Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan salah satu pendorong suksesnya pengendalian kasus COVID-19 melalui program Makassar Recover berkat adanya dukungan dari IDI Cabang Kota Makassar.
Menurut dia, salah satu program yang dicanangkannya yakni Makassar Recover. Program ini diakuinya telah berhasil dalam mengendalikan kasus COVID-19 hingga saat ini.
"Makassar Recover berhasil dalam mengendalikan COVID-19 dan itu pun berkat bantuan dari Ikatan Dokter Indonesia," katanya.
Danny menyatakan adanya kolaborasi yang apik antara Pemkot Makassar dengan IDI membuat program Makassar Recover diakui secara nasional.
Sehingga Danny Pomanto berharap kesuksesan program Makassar Recover mampu menjadi tolak ukur dalam pengendalian outbreak mongkeypox di Kota Makassar.
Apalagi sebelumnya ada dua pasien yang diduga suspek mongkeypox cacar monyet, meski hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan dinyatakan negatif.
"Hal-hal seperti ini yang kita tidak mau, sehingga perlu pencegahan sejak dini. Jadi kolaborasi antara Pemkot Makassar dengan IDI harus terus kita ditingkatkan," tuturnya.
Ketua IDI Cabang Makassar dr Siswanto Wahab menyampaikan IDI siap menjadi garda terdepan untuk mencegah masuknya kasus mongkeypox di Kota Makassar.
"Alhamdulillah yang sebelumnya dianggap suspek sudah dinyatakan negatif. Ini semua berkat peran dokter untuk bisa menyelamatkan masyarakat dari kasus mongkeypox," ujarnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Maros menilai potensi Geopark belum dioptimalkan menarik Wisman
30 December 2024 0:47 WIB, 2024
Program PLN peduli konservasi monyet hitam yaki raih penghargaan nasional
06 December 2024 19:30 WIB, 2024
PLN Peduli ajak masyarakat jaga satwa endemik Monyet Hitam di Sulawesi
01 September 2024 2:14 WIB, 2024
WHO mengubah nama cacar monyet jadi "mpox" guna hindari stigma negatif
30 November 2022 11:18 WIB, 2022
Pengelola Taman Nasional Babul imbau lindungi monyet hitam khas Sulawesi
03 November 2022 4:39 WIB, 2022
Bio Farma siapkan sejumlah skema datangkan tiga kandidat vaksin Monkeypox
05 September 2022 15:45 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB