Surat Suara Pilpres Mulai Dihitung
Rabu, 10 Juni 2009 14:19 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 12 juta kertas surat suara untuk pemilihan presiden (Pilpres) wilayah Sulawesi mulai dihitung dan dikemas untuk didistribusikan ke KPU Kota/Kabupaten/Kecamatan di wilayah pulau Sulawesi.
Kertas surat suara ini dihitung oleh sekitar 80 orang, yang mengambil tempat di gedung Aula Universitas Fajar (Unifa) Makassar, Rabu.
Surat suara Pilpres 2009 yang dihitung ini akan dibagikan ke KPU Kota/Kabupaten/ Kecamatan pulau Sulawesi. Sesuai kuota pemilih h di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebanyak enam juta suara. Setelah dihitung, akan didistribusikan ke KPU masing-masing untuk melipatnya kembali.
Sedangkan proses pencetakannya diawasi langsung oleh dua anggota KPU Pusat dan satu anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kertas suara yang berukuran 23 x 27 cm ini dicetak di percetakan Surya.
"Pencetakan kertas suara ini sudah dimulai sejak Selasa (9/6), " kata Basri Gani, pihak yang menangani proses teknis percetakan
Saat ini, sekitar 200 ribu kertas suara dihitung ulang, disortir kemudian dibungkus kedalam plastik. Setiap bungkusan dalam plastik tersebut berisikan 200 suara lalu dikemas dalam dos besar.
Pencetakan dan pendistribusian di wilayah Sulawesi ini dijadwalkan sampai pada 25 Juni 2009, sedangkan kertas yang rusak dimusnakan, jelas Basri.
(T.PSO-101/S016)
Kertas surat suara ini dihitung oleh sekitar 80 orang, yang mengambil tempat di gedung Aula Universitas Fajar (Unifa) Makassar, Rabu.
Surat suara Pilpres 2009 yang dihitung ini akan dibagikan ke KPU Kota/Kabupaten/ Kecamatan pulau Sulawesi. Sesuai kuota pemilih h di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebanyak enam juta suara. Setelah dihitung, akan didistribusikan ke KPU masing-masing untuk melipatnya kembali.
Sedangkan proses pencetakannya diawasi langsung oleh dua anggota KPU Pusat dan satu anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kertas suara yang berukuran 23 x 27 cm ini dicetak di percetakan Surya.
"Pencetakan kertas suara ini sudah dimulai sejak Selasa (9/6), " kata Basri Gani, pihak yang menangani proses teknis percetakan
Saat ini, sekitar 200 ribu kertas suara dihitung ulang, disortir kemudian dibungkus kedalam plastik. Setiap bungkusan dalam plastik tersebut berisikan 200 suara lalu dikemas dalam dos besar.
Pencetakan dan pendistribusian di wilayah Sulawesi ini dijadwalkan sampai pada 25 Juni 2009, sedangkan kertas yang rusak dimusnakan, jelas Basri.
(T.PSO-101/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB