Mamuju Hemat Rp3 Miliar Dengan Pengadaan Elektronik
Selasa, 23 April 2013 14:36 WIB
Mamuju (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berhasil menghemat anggaran Rp3 miliar pada tahun 2012 dengan penerapan pengadaan/lelang barang dan jasa secara elektronik.
Kepala Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, Taufiq di Mamuju, Selasa, mengatakan pengadaan secara elektronik menghemat anggaran karena rekanan yang akan ikut dalam proses lelang menyatakan sanggup mengerjakan proyek dengan biaya yang lebih rendah dari pagu anggaran.
Ia mengatakan Pemkab Mamuju menyediakan anggaran sekitar Rp153 miliar untuk pengadaan barang dan jasa yang dilelang secara elektronik
Menurut dia, dari pagu anggaran itu yang berhasil dilelang sekitar Rp132 miliar ketika lelang pengadaan barang dan jasa dilaksanakan.
Namun setelah lelang selesai, katanya, jumlah anggaran yang habis ternyata hanya sekitar Rp129 miliar karena rekanan menawar jauh di bawah dari pagu anggaran setiap paket proyek pekerjaan pembangunan yang dilaksanakan.
"Itu artinya anggaran daerah dihemat sekitar Rp3 miliar yang tentunya akan dapat digunakan untuk melaksanakan pembangunan di Mamuju pada tahun 2013," katanya.
Taufiq mengatakan selain berhasil menghembat anggaran, pelaksanaan lelang secara elektronik di Mamuju juga meraih prestasi karena pengadaan barang dan jasa di daerah ini menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia.
"Mamuju menjadi daerah percontohan seperti 30 kabupaten lainnya di Indonesia yang juga menjadi daerah percontohan karena melaksanakan lelang secara elektronik dengan baik dan mampu menghemat anggaran," katanya.
Ia mengatakan lelang elektronik di Mamuju dilaksanakan 59 panitia lelang dengan jumlah pejabat pembuat komitmen mencapai 39 orang, sementara paket proyek pekerjaan yang dilelang mencapai 153 paket proyek pembangunan
Taufiq berharap prestasi yang diraih Mamuju dapat ditingkatkan lagi dengan kerja keras LPSE dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang dinaungi Bina Program Pemkab Mamuju.
Editor : A Salim
Kepala Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, Taufiq di Mamuju, Selasa, mengatakan pengadaan secara elektronik menghemat anggaran karena rekanan yang akan ikut dalam proses lelang menyatakan sanggup mengerjakan proyek dengan biaya yang lebih rendah dari pagu anggaran.
Ia mengatakan Pemkab Mamuju menyediakan anggaran sekitar Rp153 miliar untuk pengadaan barang dan jasa yang dilelang secara elektronik
Menurut dia, dari pagu anggaran itu yang berhasil dilelang sekitar Rp132 miliar ketika lelang pengadaan barang dan jasa dilaksanakan.
Namun setelah lelang selesai, katanya, jumlah anggaran yang habis ternyata hanya sekitar Rp129 miliar karena rekanan menawar jauh di bawah dari pagu anggaran setiap paket proyek pekerjaan pembangunan yang dilaksanakan.
"Itu artinya anggaran daerah dihemat sekitar Rp3 miliar yang tentunya akan dapat digunakan untuk melaksanakan pembangunan di Mamuju pada tahun 2013," katanya.
Taufiq mengatakan selain berhasil menghembat anggaran, pelaksanaan lelang secara elektronik di Mamuju juga meraih prestasi karena pengadaan barang dan jasa di daerah ini menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia.
"Mamuju menjadi daerah percontohan seperti 30 kabupaten lainnya di Indonesia yang juga menjadi daerah percontohan karena melaksanakan lelang secara elektronik dengan baik dan mampu menghemat anggaran," katanya.
Ia mengatakan lelang elektronik di Mamuju dilaksanakan 59 panitia lelang dengan jumlah pejabat pembuat komitmen mencapai 39 orang, sementara paket proyek pekerjaan yang dilelang mencapai 153 paket proyek pembangunan
Taufiq berharap prestasi yang diraih Mamuju dapat ditingkatkan lagi dengan kerja keras LPSE dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang dinaungi Bina Program Pemkab Mamuju.
Editor : A Salim
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo prihatin anak keluarga kurang mampu harus menulis kecil demi hemat buku
30 July 2025 11:05 WIB
Mal Ratu Indah di Makassar jadi gedung hemat energi Asean Energy Award 2024
01 October 2024 16:17 WIB, 2024
Kementerian ESDM tetapkan 7 peralatan elektronik wajib tetapkan SKEM dan LTHE
11 June 2024 7:49 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Hujan dan hujan petir berpoptensi dominasi guyur kota besar, Makassar gerimis
30 January 2026 6:46 WIB
Pemprov Sulbar perkuat upaya pencegahan paham IRET lewat pendekatan berbasis regulasi
30 January 2026 5:31 WIB