Bupati Wajo menyerukan pola pertanian terpadu
Kamis, 9 Maret 2023 22:51 WIB
Bupati Wajo Amran Mahmud pada Panen Raya Jamaah Tani Muhammadiyah di Desa Tadangpalie, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Kamis (9/03/2023). ANTARA Foto/HO-Humas Pemkab Wajo
Makassar (ANTARA) - Bupati Wajo Amran Mahmud memotivasi para petani dengan menyerukan pengembangan pola pertanian secara terpadu agar dapat memberikan hasil yang lebih baik.
Amran menjelaskan pola pertanian terpadu atau integrated farming adalah salah satu program prioritasnya untuk meningkatkan produksi petani.
"Dengan metode ini, petani dapat memanfaatkan hubungan saling menguntungkan antara komoditas yang ada di dalamnya," ujar Amran pada Panen Raya Jamaah Tani Muhammadiyah di Desa Tadangpalie, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Kamis.
Ia mencontohkan jika ada ternak sapi di dalamnya, kotoran sapi bisa diubah menjadi pupuk organik, sementara jerami padi bisa menjadi pakan ternak.
Ketua DPD PAN Wajo ini mengapresiasi Kepala Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah Syafii Latuconsina, yang turut mendampingi kegiatan pertanian dan perkebunan para petani.
"Beliau bisa mendampingi petani kita yang mau menerapkan pola pertanian yang lebih baik," katanya.
Amran juga menekankan pentingnya merawat dan memelihara tanaman sebagai bagian dari proses bertani. Seperti tubuh manusia, kata dia, tanaman juga memerlukan perawatan baik agar dapat memberikan hasil optimal.
Pada kesempatan itu, Amran turut memberikan kredit kepada semua pihak yang telah menginisiasi dan melaksanakan panen raya ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi semangat dan motivasi bagi masyarakat, khususnya petani dalam mengembangkan pertanian mereka.
"Saya berharap pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan turut memantau perkembangan pertanian masyarakat," kata dia.
Panen raya ini diinisiasi Lazismu Wajo, Koperasi Matahari Tani Bangkit, dan Pemuda Muhammadiyah Wajo, didampingi Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah.
Giat ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Camat Pammana, Junisatri Rasyuli, para kepala desa/lurah, perwakilan Danramil dan Kapolsek, Ketua Lazismu Wajo sekaligus ketua panitia, Sulaeman Nyampa, jajaran Koperasi Matahari Tani Bangkit, Pemuda Muhammadiyah Wajo, serta undangan lainnya.
Amran menjelaskan pola pertanian terpadu atau integrated farming adalah salah satu program prioritasnya untuk meningkatkan produksi petani.
"Dengan metode ini, petani dapat memanfaatkan hubungan saling menguntungkan antara komoditas yang ada di dalamnya," ujar Amran pada Panen Raya Jamaah Tani Muhammadiyah di Desa Tadangpalie, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Kamis.
Ia mencontohkan jika ada ternak sapi di dalamnya, kotoran sapi bisa diubah menjadi pupuk organik, sementara jerami padi bisa menjadi pakan ternak.
Ketua DPD PAN Wajo ini mengapresiasi Kepala Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah Syafii Latuconsina, yang turut mendampingi kegiatan pertanian dan perkebunan para petani.
"Beliau bisa mendampingi petani kita yang mau menerapkan pola pertanian yang lebih baik," katanya.
Amran juga menekankan pentingnya merawat dan memelihara tanaman sebagai bagian dari proses bertani. Seperti tubuh manusia, kata dia, tanaman juga memerlukan perawatan baik agar dapat memberikan hasil optimal.
Pada kesempatan itu, Amran turut memberikan kredit kepada semua pihak yang telah menginisiasi dan melaksanakan panen raya ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi semangat dan motivasi bagi masyarakat, khususnya petani dalam mengembangkan pertanian mereka.
"Saya berharap pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan turut memantau perkembangan pertanian masyarakat," kata dia.
Panen raya ini diinisiasi Lazismu Wajo, Koperasi Matahari Tani Bangkit, dan Pemuda Muhammadiyah Wajo, didampingi Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah.
Giat ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Camat Pammana, Junisatri Rasyuli, para kepala desa/lurah, perwakilan Danramil dan Kapolsek, Ketua Lazismu Wajo sekaligus ketua panitia, Sulaeman Nyampa, jajaran Koperasi Matahari Tani Bangkit, Pemuda Muhammadiyah Wajo, serta undangan lainnya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulsel: Progres MYC ruas Impa--Impa Anabanua Wajo capai 90 persen
03 February 2026 12:51 WIB
Langgar KEPP, DKPP sanksi Komisioner Bawaslu Wajo tak layak penyelenggara
10 November 2025 20:18 WIB
Pemprov Sulsel alokasikan anggaran Rp522 miliar perkuat infrastruktur ke Wajo
06 October 2025 18:43 WIB
Menag harap MQKI 2025 di Wajo jadi awal kebangkitan peradaban Islam modern
02 October 2025 15:54 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB