1 Ramadhan Diperkiraan Jatuh Pada 10 Juli
Senin, 8 Juli 2013 20:50 WIB
Petugas Badan Hisab Rukyat meneropong posisi hilal (bulan) untuk menentukan 1 Ramadhan 1434 H, di Pantai Tajung Bunga, Makassar, Sulsel, Senin (8/7) ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang
Makassar (ANTARA Sulsel) - Hasil pengamatan terhadap bulan (Rukyatulhilal) pada Itjimak akhir Sya`ban 1434 H /8 Juli 2013 Masehi di atas gedung mal GTC Makassar, Sulawesi Selatan belum menunjukkan adanya pergerakan hilal diakibatkan cuaca mendung.
"Bulan atau hilal di Makassar belum terlihat penuh karena tertutup awan mendung, 1 Ramadahan di perkirakan jatuh pada 10 Juli 2013" kata Ketua Bidang Badan Hisab Rukyat Provinsi Sulsel, H Abbas Padil usai melakukan pengamatan di Mal GTC Makassar, Senin.
Ia menyebutkan, hasil perhitungan matahari terbenam di Makassar pada 8 Juli 2013 pukul 18.30.08,8 WITA dengan tinggi hakiki hilal mencapai 7 derajat 7 menit 49,86 detik, sementara tinggi lihat hilal 0 derajat 05 menit 55,31 detik.
Sementara perhitungan Azimut matahari 67 derajat 34 menit 14,5 detik dihitung dari utara ke barat, sedangkan Azimut bulan 72 derajat 06 menit 0813 sebelah barat matahari posisi hilal miring ke barat.
"Hilal terbenam pukul 18.03.32 WITA dengan lama posisi hilal diatas ufuk 0 derajat 0 menit 24 detik. Posisi hilal seperti ini terjadi dua pendapat. Bagi yang berpegang pada wujudul hilal tanggal 1 Ramadhan 1434 Hijiriah Selasa 9 Juli, dan bagi yang berpegang pada Inkanur Rakyat pada 10 Juli 2013," katanya.
Sementara itu Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan berdasarkan dengan metode hisab.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Dr Muhammad Alwi Uddin menyatakan, ketentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal itu tertuang dalam ma`klumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 04/MLM/I.0/E/2013 tentang penetapan hisab ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1434 H.
"Jadi, saat matahari terbenam nanti itu sudah masuk 1 Ramadhan, jatuh pada tanggal 9 Juli. bentar Sebentar malam, kita dari Muhammadiyah sudah melakukan shalat terawih. Kita harapkan lebaran bisa bersamaan," harapnya.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperkirakan awal bulan puasa pada 10 Juli 2013, namun kepastian tentang awal puasa tersebut masih menunggu keputusan pemerintah setelah hasil sidang Isbat berdasar dari pengamatan bulan di berbagai daerah. Agus Setiawan
"Bulan atau hilal di Makassar belum terlihat penuh karena tertutup awan mendung, 1 Ramadahan di perkirakan jatuh pada 10 Juli 2013" kata Ketua Bidang Badan Hisab Rukyat Provinsi Sulsel, H Abbas Padil usai melakukan pengamatan di Mal GTC Makassar, Senin.
Ia menyebutkan, hasil perhitungan matahari terbenam di Makassar pada 8 Juli 2013 pukul 18.30.08,8 WITA dengan tinggi hakiki hilal mencapai 7 derajat 7 menit 49,86 detik, sementara tinggi lihat hilal 0 derajat 05 menit 55,31 detik.
Sementara perhitungan Azimut matahari 67 derajat 34 menit 14,5 detik dihitung dari utara ke barat, sedangkan Azimut bulan 72 derajat 06 menit 0813 sebelah barat matahari posisi hilal miring ke barat.
"Hilal terbenam pukul 18.03.32 WITA dengan lama posisi hilal diatas ufuk 0 derajat 0 menit 24 detik. Posisi hilal seperti ini terjadi dua pendapat. Bagi yang berpegang pada wujudul hilal tanggal 1 Ramadhan 1434 Hijiriah Selasa 9 Juli, dan bagi yang berpegang pada Inkanur Rakyat pada 10 Juli 2013," katanya.
Sementara itu Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan berdasarkan dengan metode hisab.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Dr Muhammad Alwi Uddin menyatakan, ketentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal itu tertuang dalam ma`klumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 04/MLM/I.0/E/2013 tentang penetapan hisab ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1434 H.
"Jadi, saat matahari terbenam nanti itu sudah masuk 1 Ramadhan, jatuh pada tanggal 9 Juli. bentar Sebentar malam, kita dari Muhammadiyah sudah melakukan shalat terawih. Kita harapkan lebaran bisa bersamaan," harapnya.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperkirakan awal bulan puasa pada 10 Juli 2013, namun kepastian tentang awal puasa tersebut masih menunggu keputusan pemerintah setelah hasil sidang Isbat berdasar dari pengamatan bulan di berbagai daerah. Agus Setiawan
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Sinjai serahkan paket Ramadhan Bahagia Baznas kepada ratusan marbot masjid
28 March 2025 5:55 WIB
International Office Prepares for "Host Family: Experiencing Ramadhan Like Home" Program
27 March 2025 19:54 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB