Koalisi Indonesia Maju siap melanjutkan program Presiden Joko Widodo
Kamis, 21 September 2023 5:20 WIB
Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus bersama elit partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) memberikan keterangan pers di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (20/9/2023). (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan Koalisi Indonesia Maju (KIM) siap melanjutkan program Presiden Joko Widodo.
"Program yang diusung Pak Prabowo Subianto adalah program kelanjutan dari program Bapak Jokowi," katanya dalam jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu malam.
Menurut dia, fondasi utama program kerja ke depan dari Prabowo Subianto dan pasangan cawapresnya adalah program yang sudah dibentuk oleh Presiden Jokowi.
"Kami tinggal menindaklanjuti, seberapa besar, tentunya kelompok kerja (pokja) yang akan menentukan," katanya menegaskan.
Lodewijk menjelaskan KIM akan mengusulkan empat kelompok kerja (pokja) kepada bakal calon presiden Prabowo Subianto. Pokja itu terkait bidang ekonomi, bidang politik hukum, bidang kesejahteraan rakyat, dan bidang pertahanan, keamanan dan hubungan luar negeri.
Rencana pembagian pokja itu disepakati usai pertemuan elit partai KIM. Mereka yang hadir diwakili oleh sekretaris jenderal dan wakil ketua umum dari Partai Golkar, Gerindra, PAN, PBB, Golkar dan Garuda. Sementara dua partai yakni Demokrat dan PSI, belum mengirimkan utusannya.
Sementara, itu terkait bergabungnya salah satu partai politik yang bergabung di KIM, dengan narasi agenda perubahan, Lodewijk menyatakan hal itu tetap akan dibicarakan kembali. Tetapi kata dia, partai politik yang tergabung saat ini, sudah sepakat dengan narasi melanjutkan program-program Presiden Joko Widodo.
"Yang baik akan dilanjutkan, sementara yang masih kurang akan dilalukan evaluasi," ujarnya.
"Program yang diusung Pak Prabowo Subianto adalah program kelanjutan dari program Bapak Jokowi," katanya dalam jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu malam.
Menurut dia, fondasi utama program kerja ke depan dari Prabowo Subianto dan pasangan cawapresnya adalah program yang sudah dibentuk oleh Presiden Jokowi.
"Kami tinggal menindaklanjuti, seberapa besar, tentunya kelompok kerja (pokja) yang akan menentukan," katanya menegaskan.
Lodewijk menjelaskan KIM akan mengusulkan empat kelompok kerja (pokja) kepada bakal calon presiden Prabowo Subianto. Pokja itu terkait bidang ekonomi, bidang politik hukum, bidang kesejahteraan rakyat, dan bidang pertahanan, keamanan dan hubungan luar negeri.
Rencana pembagian pokja itu disepakati usai pertemuan elit partai KIM. Mereka yang hadir diwakili oleh sekretaris jenderal dan wakil ketua umum dari Partai Golkar, Gerindra, PAN, PBB, Golkar dan Garuda. Sementara dua partai yakni Demokrat dan PSI, belum mengirimkan utusannya.
Sementara, itu terkait bergabungnya salah satu partai politik yang bergabung di KIM, dengan narasi agenda perubahan, Lodewijk menyatakan hal itu tetap akan dibicarakan kembali. Tetapi kata dia, partai politik yang tergabung saat ini, sudah sepakat dengan narasi melanjutkan program-program Presiden Joko Widodo.
"Yang baik akan dilanjutkan, sementara yang masih kurang akan dilalukan evaluasi," ujarnya.
Pewarta : Fauzi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PSSI belum terima surat pembatalan keiikutsertaan timnas Indonesia pada Asian Games 2026
12 February 2026 5:59 WIB
Waspada, gelombang laut tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 11-14 Februari
11 February 2026 12:02 WIB
Bareskrim Polri tahan dua petinggi Dana Syariah Indonesia terkait dugaan penipuan dan TPPU
10 February 2026 9:36 WIB
Ratusan mahasiswa hukum se-Indonesia ikuti kompetisi peradilan semu di Makassar
09 February 2026 18:26 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
KSAD: Presiden Prabowo ingatkan pimpinan beri "reward" kepada prajurit berprestasi
10 February 2026 5:03 WIB
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB