Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membangun tugu batas pada 20 pulau yang berada di perbatasan antara Sulbar dengan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

"Pemerintah di Sulbar telah membangun tugu batas di 20 pulaunya yang terletak di perairan Sulawesi berbatasan dengan Provinsi Kaltim dan Kalsel, sejak tahun 2012," kata Kepala Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sulbar, Haeruddin Anas di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan Sulbar tidak ingin lagi pulaunya di caplok daerah lain sehingga membuat tugu batas untuk memperjelas batas hukum wilayahnya.

Menurut dia terdapat 40 pulau milik Sulbar diperairan sulawesi yang rawan diklaim dan dicaplok daerah lain

"Pemerintah di Sulbar akan kembali membangun tugu batas pada 20 pulaunya diperairan sulawesi pada tahun 2014," katanya.

Anas mengatakan, sejak tahun 2008 sejumlah daerah di Kalimantan seperti Kalsel dan Kaltim terus mencoba merebut pulau milik sulbar yang telah diatur dalam undang undang, bahkan ada pulau yang disengketekan sulbar dengan pemerintah Provinsi Kalsel, di Mahkamah Agung (MA).

"Karena pulau milik Sulbar kaya akan sumber daya alam seperti minyak dan gas, maka daerah lain seperti Kalsel mencoba mencaplok pulau Lere-lerekan, dengan menggugatnya di MA," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah di Sulbar tidak akan diam dan tetap akan mempertahankan pulaunya yang terus akan direbut daerah lain. Zita Meirina

Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026