Makassar (ANTARA Sulsel) - Penetapan APBD Kabupaten Pangkep 2014 terancam molor akibat keterlambatan penyerahan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) dari Pemerintah Kabupaten Pangkep.

"Hingga jelang pertengahan November ini RAPBD 2014 belum masuk ke DPRD Pangkep. Ini menunjukkan ketidakseriusan Pemkab," kata Anggota DPRD Pangkep Andi Ridha menanggapi pengajuan RAPBD Pangkep, Minggu.

Menurut dia, pembahasan RAPBD butuh waktu yang cukup lama dan harus serius membahasnya, sehingga RAPBD itu harus cepat berada ditangan legislator.

Dia mengatakan, pada Juni 2013 Pemkab telah memasukkan draft Kebujakan Umum Anggaran (KUA) Perhitungan Plapon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2014 ke DPRD.

"Seharusnya itu sudah dilanjutkan dengan penyerahan RKA, karena KUA-PPAS yang sudah diajukan sifatnya umum sekali," ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, saat ini sarusnya pihak legislator tengah bersidang membahas draft RAPBD 2014 RKA dari eksekutif, tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda Pangkep Syahban Sammana pada keterangan terpisah mengatakan, cepat atau lambat penyerahan draf APBD, pembahasannya kerap tetap molor, karena kinerja legislator dinilai lamban.

Dia mengatakan, membuat draf APBD tidaklah mudah, karena juga dikaitkan dengan pelaksanaan dan pengawasan. M Taufik