Penetapan APBD Pangkep 2014 Terancam Molor
Minggu, 10 November 2013 17:11 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Penetapan APBD Kabupaten Pangkep 2014 terancam molor akibat keterlambatan penyerahan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) dari Pemerintah Kabupaten Pangkep.
"Hingga jelang pertengahan November ini RAPBD 2014 belum masuk ke DPRD Pangkep. Ini menunjukkan ketidakseriusan Pemkab," kata Anggota DPRD Pangkep Andi Ridha menanggapi pengajuan RAPBD Pangkep, Minggu.
Menurut dia, pembahasan RAPBD butuh waktu yang cukup lama dan harus serius membahasnya, sehingga RAPBD itu harus cepat berada ditangan legislator.
Dia mengatakan, pada Juni 2013 Pemkab telah memasukkan draft Kebujakan Umum Anggaran (KUA) Perhitungan Plapon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2014 ke DPRD.
"Seharusnya itu sudah dilanjutkan dengan penyerahan RKA, karena KUA-PPAS yang sudah diajukan sifatnya umum sekali," ujarnya.
Karena itu, lanjut dia, saat ini sarusnya pihak legislator tengah bersidang membahas draft RAPBD 2014 RKA dari eksekutif, tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda Pangkep Syahban Sammana pada keterangan terpisah mengatakan, cepat atau lambat penyerahan draf APBD, pembahasannya kerap tetap molor, karena kinerja legislator dinilai lamban.
Dia mengatakan, membuat draf APBD tidaklah mudah, karena juga dikaitkan dengan pelaksanaan dan pengawasan. M Taufik
"Hingga jelang pertengahan November ini RAPBD 2014 belum masuk ke DPRD Pangkep. Ini menunjukkan ketidakseriusan Pemkab," kata Anggota DPRD Pangkep Andi Ridha menanggapi pengajuan RAPBD Pangkep, Minggu.
Menurut dia, pembahasan RAPBD butuh waktu yang cukup lama dan harus serius membahasnya, sehingga RAPBD itu harus cepat berada ditangan legislator.
Dia mengatakan, pada Juni 2013 Pemkab telah memasukkan draft Kebujakan Umum Anggaran (KUA) Perhitungan Plapon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2014 ke DPRD.
"Seharusnya itu sudah dilanjutkan dengan penyerahan RKA, karena KUA-PPAS yang sudah diajukan sifatnya umum sekali," ujarnya.
Karena itu, lanjut dia, saat ini sarusnya pihak legislator tengah bersidang membahas draft RAPBD 2014 RKA dari eksekutif, tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda Pangkep Syahban Sammana pada keterangan terpisah mengatakan, cepat atau lambat penyerahan draf APBD, pembahasannya kerap tetap molor, karena kinerja legislator dinilai lamban.
Dia mengatakan, membuat draf APBD tidaklah mudah, karena juga dikaitkan dengan pelaksanaan dan pengawasan. M Taufik
Pewarta : Suriani Mappong
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Pusdokkes Polri kumpulkan data untuk identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR
21 January 2026 4:42 WIB
Menhub: Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Pangkep laik terbang
20 January 2026 4:35 WIB
Tim SAR Unhas terlibat pencarian pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pangkep
19 January 2026 17:37 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB