BPS: Wisman ke Sulsel pada September 2023 alami kenaikan 11,06 persen
Kamis, 2 November 2023 19:30 WIB
Ilustrasi. Beberapa penari saat sedang mempersembahkan tarian etnik dari berbagai suku di Indonesia yang dipentaskan pada moment F8 Makassar beberapa waktu lalu. ANTARA/Muh Hasanuddin
Makassar (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Selatan periode September 2023 sebesar 11,06 persen.
Kepala Bagian Umum BPS Sulsel Khaerul Agus di Makassar, Rabu, mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel mencapai 1.787 orang pada September 2023 berbanding 1.609 orang pada bulan sebelumnya.
"Untuk di bulan September ini terjadi peningkatan 11,06 persen dan peningkatan itu fluktuatif," ujarnya.
Khaerul menyebutkan kunjungan wisatawan mancanegara didominasi oleh wisatawan asal negara tetangga Malaysia. Kunjungan pada September tercatat sebanyak 838 kunjungan.
Dia mengatakan dengan mulai ramainya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya Sulsel, akan membuat semangat pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatif.
Khaerul juga menyatakan bahwa seiring meningkatnya kunjungan wisatawan asing maupun domestik itu, maka upaya pemulihan ekonomi oleh pemerintah akan tercapai.
Ia menyebut pada September 2023, turis Malaysia yang datang di Sulsel sebanyak 838 orang kunjungan, diikuti Singapura dengan 151 kunjungan, Filipina 100 kunjungan, Belanda 73 kunjungan, Prancis 48 kunjungan dan Amerika Serikat 46 kunjungan.
"Untuk kunjungan fluktuatif setiap negaranya. Tetapi kalau secara umum itu mengalami kenaikan 11,06 persen karena dari 1.609 kunjungan pada Agustus 2023 menjadi 1.787 kunjungan di bulan September," katanya.
Sementara tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Selatan pada September 2023 mencapai rata-rata 50,94 persen atau naik 2,15 poin dibandingkan dengan TPK Agustus 2023 yang mencapai 48,79 persen.
Sementara jika dibandingkan dengan TPK September 2022 yang sebesar 52,31 persen mengalami penurunan 1,37 poin. "Dibandingkan dengan TPK Agustus 2022 yang sebesar 52,31 persen mengalami penurunan 1,37 poin," katanya.
Sedangkan rata-rata lama menginap seluruh tamu pada hotel berbintang di Sulawesi Selatan pada September 2023 mencapai 1,57 hari. Capaian ini naik 0,06 hari dibandingkan dengan kondisi pada Agustus 2023.
Jika dibandingkan dengan September 2022 (1,79 hari) mengalami penurunan 0,22 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel klasifikasi bintang di Sulawesi Selatan selama September 2023 masing-masing adalah 1,92 hari dan 1,56 hari.
Kepala Bagian Umum BPS Sulsel Khaerul Agus di Makassar, Rabu, mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel mencapai 1.787 orang pada September 2023 berbanding 1.609 orang pada bulan sebelumnya.
"Untuk di bulan September ini terjadi peningkatan 11,06 persen dan peningkatan itu fluktuatif," ujarnya.
Khaerul menyebutkan kunjungan wisatawan mancanegara didominasi oleh wisatawan asal negara tetangga Malaysia. Kunjungan pada September tercatat sebanyak 838 kunjungan.
Dia mengatakan dengan mulai ramainya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya Sulsel, akan membuat semangat pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatif.
Khaerul juga menyatakan bahwa seiring meningkatnya kunjungan wisatawan asing maupun domestik itu, maka upaya pemulihan ekonomi oleh pemerintah akan tercapai.
Ia menyebut pada September 2023, turis Malaysia yang datang di Sulsel sebanyak 838 orang kunjungan, diikuti Singapura dengan 151 kunjungan, Filipina 100 kunjungan, Belanda 73 kunjungan, Prancis 48 kunjungan dan Amerika Serikat 46 kunjungan.
"Untuk kunjungan fluktuatif setiap negaranya. Tetapi kalau secara umum itu mengalami kenaikan 11,06 persen karena dari 1.609 kunjungan pada Agustus 2023 menjadi 1.787 kunjungan di bulan September," katanya.
Sementara tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Selatan pada September 2023 mencapai rata-rata 50,94 persen atau naik 2,15 poin dibandingkan dengan TPK Agustus 2023 yang mencapai 48,79 persen.
Sementara jika dibandingkan dengan TPK September 2022 yang sebesar 52,31 persen mengalami penurunan 1,37 poin. "Dibandingkan dengan TPK Agustus 2022 yang sebesar 52,31 persen mengalami penurunan 1,37 poin," katanya.
Sedangkan rata-rata lama menginap seluruh tamu pada hotel berbintang di Sulawesi Selatan pada September 2023 mencapai 1,57 hari. Capaian ini naik 0,06 hari dibandingkan dengan kondisi pada Agustus 2023.
Jika dibandingkan dengan September 2022 (1,79 hari) mengalami penurunan 0,22 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel klasifikasi bintang di Sulawesi Selatan selama September 2023 masing-masing adalah 1,92 hari dan 1,56 hari.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR evakuasi 101 kantong jenazah korban longsor Cisarua hingga hari ke-20
12 February 2026 15:42 WIB
Trump tambah kapal induk ke Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran gagal
11 February 2026 10:51 WIB
Penyerang muda Brazil Endrick kembali ke Real Madrid, meski tampil impresif bersama Lyon
11 February 2026 5:16 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB