WHO mengadopsi resolusi tentang akses bantuan ke Gaza
Senin, 11 Desember 2023 14:00 WIB
Arsip - Layar monitor menampilkan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat berbicara dalam konferensi pers daring dari Jenewa, Swiss, di Brussel, Belgia, 29 Juni 2020. (ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Cheng/wsj)
Jenewa (ANTARA) - Dewan Eksekutif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada sidang khusus di Jenewa, Swiss, pada Minggu (10/12) mengadopsi sebuah resolusi lewat konsensus untuk mengatasi situasi bencana kemanusiaan di Jalur Gaza.
Resolusi itu menjadi resolusi pertama yang diadopsi lewat konsensus oleh sebuah badan PBB sejak agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober.
Resolusi tersebut menekankan pentingnya kesehatan sebagai prioritas universal dalam keadaan apa pun.
Disebutkan pula bahwa peran layanan kesehatan dan aksi kemanusiaan menjembatani perdamaian, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekali pun.
Poin lainnya adalah menyerukan adanya koridor bantuan kemanusiaan yang mendesak, berkelanjutan dan tanpa hambatan, termasuk akses ke petugas kesehatan.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa adopsi resolusi itu menjadi langkah awal.
“(Resolusi) itu tidak menyelesaikan krisis. Namun, menjadi sebuah landasan,” katanya.
Dia menambahkan bahwa tanpa gencatan senjata, tidak akan ada perdamaian, dan tanpa perdamaian, tidak akan ada kesehatan.
Tedros juga mendesak agar agresi Israel dihentikan sesegera mungkin.
Sumber: WAFA
Resolusi itu menjadi resolusi pertama yang diadopsi lewat konsensus oleh sebuah badan PBB sejak agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober.
Resolusi tersebut menekankan pentingnya kesehatan sebagai prioritas universal dalam keadaan apa pun.
Disebutkan pula bahwa peran layanan kesehatan dan aksi kemanusiaan menjembatani perdamaian, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekali pun.
Poin lainnya adalah menyerukan adanya koridor bantuan kemanusiaan yang mendesak, berkelanjutan dan tanpa hambatan, termasuk akses ke petugas kesehatan.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa adopsi resolusi itu menjadi langkah awal.
“(Resolusi) itu tidak menyelesaikan krisis. Namun, menjadi sebuah landasan,” katanya.
Dia menambahkan bahwa tanpa gencatan senjata, tidak akan ada perdamaian, dan tanpa perdamaian, tidak akan ada kesehatan.
Tedros juga mendesak agar agresi Israel dihentikan sesegera mungkin.
Sumber: WAFA
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirjen WHO dan PM China penguatan bahas kerja sama asal usul COVID-19
06 February 2022 12:19 WIB, 2022
Jerman dukung Tedros lanjutkan masa jabatan keduanya sebagai Dirjen WHO
22 September 2021 9:27 WIB, 2021
2,62 miliar lebih dosis vaksin COVID-19 sudah diberikan di seluruh dunia
21 June 2021 12:52 WIB, 2021
Dirjen WHO: Nasionalisme dalam pemberian vaksin buat dunia di ambang 'bencana moral'
18 January 2021 20:21 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka
19 January 2026 9:37 WIB