RKPD Pemprov Sulbar fokus pada pembangunan SDM
Selasa, 6 Februari 2024 1:06 WIB
Penjabat Gubernur Sulbar pada rapat konsultasi publik rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang difokuskan bagi pembangunan sumber daya manusia di Mamuju, Senin (05/2/2024). (ANTARA/HO Humas Pemprov)
Mamuju (ANTARA) - Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) fokus pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada 2024.
Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fhakrulloh di Mamuju, Senin, mengatakan Pemprov Sulbar akan fokus pada pembangunan SDM dan memajukan ekonomi daerah.
Ia mengatakan, fokus pembangunan RKPD tersebut, merupakan program yang juga dijalankan Pemerintah Pusat sehingga pembangunan yang dijalankan pemerintah di Sulbar terjadi sinergi.
Menurut dia, SDM Sulbar terus berupaya dibangun karena indeks pembangunan manusia di Sulbar masih sangat rendah.
IPM Sulbar mencapai 69,80 poin,
masih sangat rendah dan berada pada peringkat ke-31 dari seluruh daerah di Indonesia dan berpengaruh pada kehidupan ekonomi Sulbar.
Ia meminta agar program yang dijalankan pemerintah Sulbar pada RKPD 2024 diupayakan berdampak langsung kepada masyarakat.
"Kurangi program yang tidak berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, atau pemborosan anggaran, dan masyarakat harus benar benar merasakan pembangunan," katanya.
Ia juga meminta, agar anggaran untuk pembangunan di Sulbar digunakan untuk mengatasi kemiskinan ekstrim yang mencapai 2,94 persen dari 1,5 juta penduduk Sulbar serta mengatasi angka penderita stunting yang mencapai 35 persen di Sulbar.
"Pemprov Sulbar menginginkan pada 2025, terjadi kemandirian daerah, SDM yang unggul dan berbudaya tercipta serta terwujud pemerintahan yang baik dan bersih dan berwibawa di Sulbar," katanya.
Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fhakrulloh di Mamuju, Senin, mengatakan Pemprov Sulbar akan fokus pada pembangunan SDM dan memajukan ekonomi daerah.
Ia mengatakan, fokus pembangunan RKPD tersebut, merupakan program yang juga dijalankan Pemerintah Pusat sehingga pembangunan yang dijalankan pemerintah di Sulbar terjadi sinergi.
Menurut dia, SDM Sulbar terus berupaya dibangun karena indeks pembangunan manusia di Sulbar masih sangat rendah.
IPM Sulbar mencapai 69,80 poin,
masih sangat rendah dan berada pada peringkat ke-31 dari seluruh daerah di Indonesia dan berpengaruh pada kehidupan ekonomi Sulbar.
Ia meminta agar program yang dijalankan pemerintah Sulbar pada RKPD 2024 diupayakan berdampak langsung kepada masyarakat.
"Kurangi program yang tidak berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, atau pemborosan anggaran, dan masyarakat harus benar benar merasakan pembangunan," katanya.
Ia juga meminta, agar anggaran untuk pembangunan di Sulbar digunakan untuk mengatasi kemiskinan ekstrim yang mencapai 2,94 persen dari 1,5 juta penduduk Sulbar serta mengatasi angka penderita stunting yang mencapai 35 persen di Sulbar.
"Pemprov Sulbar menginginkan pada 2025, terjadi kemandirian daerah, SDM yang unggul dan berbudaya tercipta serta terwujud pemerintahan yang baik dan bersih dan berwibawa di Sulbar," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulbar: Guru berperan penting mencetak SDM unggul dan berkarakter
30 October 2025 21:29 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB