Sugianto Akan Kawal Pemerintahan Setelah SDK
Sabtu, 22 Februari 2014 14:43 WIB
Mamuju (ANTARA Sulsel) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, H. Sugianto menyatakan siap mengawal pemerintahan di Kabupaten Mamuju, setelah era kepemimpinan Bupati Suhardi Duka (SDK) yang berakhir 2015.
"Banyak hal yang saya cita-citakan sehingga kembali memilih maju bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014. Namun yang paling saya inginkan bagaimana mengawal proses pemerintahan setelah era kepemimpinan SDK," kata H Sugianto saat berada di rumah jabatannya di Mamuju, Sabtu.
Menurut dia, siapa pun kepala pemerintahan di Kabupaten Mamuju setelah era SDK maka hendaknya mampu menempatkan diri dengan membangun sinergitas dengan Gubernur Sulbar selaku perwakilan pemerintahan pusat yang berkedudukan di daerah.
Sebab kata dia, tanpa koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi maka imbasnya akan berdampak pada progres percepatan pembangunan tidak akan bisa tercapai secara maksimal.
"Hal inilah yang terjadi selama ini di Mamuju. Koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi tidak berjalan dengan baik. Yang rugi akibat ego tersebut tentu rakyat itu sendiri," ujar Sugianto yang juga ketua DPRD Kabupaten Mamuju ini.
Sugianto yang mengawali karir politinya bersama Golkar 1987 ini menuturkan, pola koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi harus sejalan dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.
Karena itu, kata dia, masyarakat di Mamuju diharapkan memanfaatkan moment pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April 2014, untuk menentukan wakil rakyat di parlemen masa bhakti 2014-2019.
"Kita akan melihat hasil perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu yang tinggal beberapa hari ke depan. Jika Golkar menang, maka mimpi untuk mengawal pemerintahan di daerah ini akan bisa tercapai," ujar Sugianto. FC Kuen
"Banyak hal yang saya cita-citakan sehingga kembali memilih maju bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014. Namun yang paling saya inginkan bagaimana mengawal proses pemerintahan setelah era kepemimpinan SDK," kata H Sugianto saat berada di rumah jabatannya di Mamuju, Sabtu.
Menurut dia, siapa pun kepala pemerintahan di Kabupaten Mamuju setelah era SDK maka hendaknya mampu menempatkan diri dengan membangun sinergitas dengan Gubernur Sulbar selaku perwakilan pemerintahan pusat yang berkedudukan di daerah.
Sebab kata dia, tanpa koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi maka imbasnya akan berdampak pada progres percepatan pembangunan tidak akan bisa tercapai secara maksimal.
"Hal inilah yang terjadi selama ini di Mamuju. Koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi tidak berjalan dengan baik. Yang rugi akibat ego tersebut tentu rakyat itu sendiri," ujar Sugianto yang juga ketua DPRD Kabupaten Mamuju ini.
Sugianto yang mengawali karir politinya bersama Golkar 1987 ini menuturkan, pola koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi harus sejalan dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.
Karena itu, kata dia, masyarakat di Mamuju diharapkan memanfaatkan moment pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April 2014, untuk menentukan wakil rakyat di parlemen masa bhakti 2014-2019.
"Kita akan melihat hasil perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu yang tinggal beberapa hari ke depan. Jika Golkar menang, maka mimpi untuk mengawal pemerintahan di daerah ini akan bisa tercapai," ujar Sugianto. FC Kuen
Pewarta : Oleh Aco Ahmad
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Sulsel segera jalankan hak angket di CPI, Jangan sampai aset Pemprov hilang
04 February 2026 13:30 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
Gubernur Sulsel tegaskan siap jalankan program prioritas Presiden Prabowo
03 February 2026 10:26 WIB
Presiden Prabowo bertukar pandangan dengan Abraham Samad soal pemberantasan korupsi
02 February 2026 13:34 WIB