Kodim 1418/Mamuju menanam lima komoditas pertanian di Desa Bambu
Sabtu, 16 Maret 2024 1:48 WIB
Kodim 1418/Mamuju menanam lima komoditas pertanian di Desa Bambu Kecamatan Mamuju, Jumat (15/3/2024) ANTARA/HO Humas Kodim Mamuju
Mamuju (ANTARA) - Kodim 1418/Mamuju menanam lima komoditas pertanian pada food estate yang dikembangkan di Desa Bambu Kecamatan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Komandan Kodim 1418/Mamuju, Kolonel M Imasfy, di Mamuju, Jumat, mengatakan bahwa TNI membangun food estate dengan memanfaatkan lahan tidur seluas 250 hektare di Desa Bambu Kecamatan Mamuju.
Ia mengatakan pada tahap awal telah ditanam sebanyak lima jenis komoditas yakni jagung, cabai, padi ladang, alpokat dan durian.
"Telah dimanfaatkan lahan seluas 50 hektare, untuk mengembangkan lima komoditas tersebut," katanya.
Menurut dia, untuk tahap selanjutnya juga akan ditanam pohon pala di lahan seluas 20 hektare dan cengkih 10 hektare, pisang 30 hektare, ubi kayu 25 hektare, dan nanas 29 hektare.
Kemudian juga akan dimanfaatkan untuk lahan ternak sapi seluas 20 hektare, dan untuk empang air tawar satu hektare.
Ia menyampaikan program food estate dibangun bekerja sama dengan BRI Cabang Cabang Mamuju, Bank Indonesia (BI) Kabupaten Mamuju, Dinas Perkebunan Sulbar, Dinas Pertanian Kabupaten Mamuju, Pemerintah Desa Bambu.
"Pembangunan food estate itu sebagai bentuk upaya Kodim Mamuju dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional," katanya.
Ia mengatakan pembangunan food estate itu telah memiliki sarana pendukung karena telah dibangun jalan tani serta terdapat sungai sebagai sumber air.
Selain itu, telah tersedia pupuk dan benih untuk mendukung dan mewujudkan program kemandirian pangan tersebut dan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dari sektor pertanian.
Komandan Kodim 1418/Mamuju, Kolonel M Imasfy, di Mamuju, Jumat, mengatakan bahwa TNI membangun food estate dengan memanfaatkan lahan tidur seluas 250 hektare di Desa Bambu Kecamatan Mamuju.
Ia mengatakan pada tahap awal telah ditanam sebanyak lima jenis komoditas yakni jagung, cabai, padi ladang, alpokat dan durian.
"Telah dimanfaatkan lahan seluas 50 hektare, untuk mengembangkan lima komoditas tersebut," katanya.
Menurut dia, untuk tahap selanjutnya juga akan ditanam pohon pala di lahan seluas 20 hektare dan cengkih 10 hektare, pisang 30 hektare, ubi kayu 25 hektare, dan nanas 29 hektare.
Kemudian juga akan dimanfaatkan untuk lahan ternak sapi seluas 20 hektare, dan untuk empang air tawar satu hektare.
Ia menyampaikan program food estate dibangun bekerja sama dengan BRI Cabang Cabang Mamuju, Bank Indonesia (BI) Kabupaten Mamuju, Dinas Perkebunan Sulbar, Dinas Pertanian Kabupaten Mamuju, Pemerintah Desa Bambu.
"Pembangunan food estate itu sebagai bentuk upaya Kodim Mamuju dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional," katanya.
Ia mengatakan pembangunan food estate itu telah memiliki sarana pendukung karena telah dibangun jalan tani serta terdapat sungai sebagai sumber air.
Selain itu, telah tersedia pupuk dan benih untuk mendukung dan mewujudkan program kemandirian pangan tersebut dan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dari sektor pertanian.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah menawarkan insentif fiskal bangun KEK "food estate" Merauke
10 October 2023 15:00 WIB, 2023
Pemerintah Indonesia memprioritaskan akses perkuat ketahanan pangan
24 September 2023 11:43 WIB, 2023
Pangdam XIV/Hasanuddin ajak manfaatkan lahan tidur untuk digunakan "food estate"
05 August 2023 1:02 WIB, 2023
Presiden Jokowi dijadwalkan resmikan bandara di Asmat dan tinjau "food estate" Keerom
06 July 2023 8:23 WIB, 2023
Peneliti: Pembangunan infrastruktur perlu diarahkan untuk capai ketahanan pangan
04 May 2023 12:36 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB