Jembatan Bolong Mamuju Dijadikan Tempat Wisata
Minggu, 16 Maret 2014 19:16 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Jembatan Bolong yang menghubungkan jalur Trans Sulawesi di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat akan dijadikan tempat wisata menikmati panorama alam.
"Jembatan Bolong Mamuju yang berada dikelilingi gunung akan dijadikan tempat wisata menikmati panorama alam dan menikmati sajian kuliner serta buah durian yang marak di wilayah itu," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, jembatan Bolong yang terletak di Desa Salletto, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sementara dibangun dengan anggaran Rp100 miliar menggunakan dana APBN dan hampir rampung 100 persen.
Menurut dia, jika jembatan yang baru dibangun itu telah rampung dan dimanfaatkan diakhir bulan ini, maka jembatan lama yang bersebelahan dengan jembatan baru itu akan dijadikan tempat wisata menikmati panorama alam.
"Masyarakat akan datang menyaksikan jembatan yang dibawahnya terdapat sungai dan jurang serta dikelilingi gunung tersebut, dan akan menikmati sajian kuliner dan buah durian yang diperdagangkan di daerah itu," katanya.
Ia mengatakan, wisata baru itu akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah ini, sehingga pengembangannya akan dimaksimalkan.
Menurut dia, jembatan Bolong yang menghubungkan jalan nasional antara Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene dibangun pemerintah untuk memperbaiki jembatan yang ada sebelumnya.
"Jembatan sebelumnya sangat berbahaya dilintasi kendaraan masyarakat, karena berada ditikungan serta tanjakan dan turunan yang tajam, sehingga dibangun jembatan baru dengan panjang 103 meter dan lebar sembilan meter itu," katanya.
Ia mengatakan, jembatan Bolong yang dibangun tersebut lebih besar dan panjang dari sebelumnya serta lebih aman dilintasi kendaraan karena sudah tidak berada diantara tikungan karena jalanya telah diubah.
Gubernur mengatakan, jembatan yang lama sebelumnya seringkali mengakibatkan kecelakaan karena berada di posisi berbahaya dilintasi bahkan mengakibatkan korban jiwa.
"Selama jembatan bolong yang lama berdiri, tercatat 100 orang pengendara menjadi korban tewas karena melintasi jembatan tersebut," katanya.
Oleh karena itu, ia berharap dengan dibangunnya jembatan Bolong yang baru dengan anggaran mencapai Rp100 miliar jembatan tersebut dapat semakin memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak lagi mengakibatkan kecelakaan. FC Kuen
"Jembatan Bolong Mamuju yang berada dikelilingi gunung akan dijadikan tempat wisata menikmati panorama alam dan menikmati sajian kuliner serta buah durian yang marak di wilayah itu," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, jembatan Bolong yang terletak di Desa Salletto, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sementara dibangun dengan anggaran Rp100 miliar menggunakan dana APBN dan hampir rampung 100 persen.
Menurut dia, jika jembatan yang baru dibangun itu telah rampung dan dimanfaatkan diakhir bulan ini, maka jembatan lama yang bersebelahan dengan jembatan baru itu akan dijadikan tempat wisata menikmati panorama alam.
"Masyarakat akan datang menyaksikan jembatan yang dibawahnya terdapat sungai dan jurang serta dikelilingi gunung tersebut, dan akan menikmati sajian kuliner dan buah durian yang diperdagangkan di daerah itu," katanya.
Ia mengatakan, wisata baru itu akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah ini, sehingga pengembangannya akan dimaksimalkan.
Menurut dia, jembatan Bolong yang menghubungkan jalan nasional antara Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene dibangun pemerintah untuk memperbaiki jembatan yang ada sebelumnya.
"Jembatan sebelumnya sangat berbahaya dilintasi kendaraan masyarakat, karena berada ditikungan serta tanjakan dan turunan yang tajam, sehingga dibangun jembatan baru dengan panjang 103 meter dan lebar sembilan meter itu," katanya.
Ia mengatakan, jembatan Bolong yang dibangun tersebut lebih besar dan panjang dari sebelumnya serta lebih aman dilintasi kendaraan karena sudah tidak berada diantara tikungan karena jalanya telah diubah.
Gubernur mengatakan, jembatan yang lama sebelumnya seringkali mengakibatkan kecelakaan karena berada di posisi berbahaya dilintasi bahkan mengakibatkan korban jiwa.
"Selama jembatan bolong yang lama berdiri, tercatat 100 orang pengendara menjadi korban tewas karena melintasi jembatan tersebut," katanya.
Oleh karena itu, ia berharap dengan dibangunnya jembatan Bolong yang baru dengan anggaran mencapai Rp100 miliar jembatan tersebut dapat semakin memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak lagi mengakibatkan kecelakaan. FC Kuen
Pewarta : Oleh M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polri tetapkan tiga orang sebagai tersangka tambang ilegal di Kaltim
08 December 2022 12:24 WIB, 2022
Penyidik membenarkan Ismail Bolong jalani pemeriksaan di Bareskrim Polri
06 December 2022 14:56 WIB, 2022
Penyidik Bareskrim Polri jadwalkan pemeriksaan keluarga Ismail Bolong hari ini
01 December 2022 10:50 WIB, 2022
Penyidik Polri periksa istri dan anak Ismail Bolong sekitar jam 11 hari ini di Bareskrim
01 December 2022 10:39 WIB, 2022
KPK persilakan masyarakat melaporkan dugaan gratifikasi tambang ilegal
10 November 2022 21:22 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tim SAR fokus pencarian dan evakuasi korban terjebak di dalam KRL Commuter Line
28 April 2026 9:42 WIB