Pemprov Sulbar rangkul perusahaan tekan pengangguran hingga 3,02 persen
Jumat, 10 Mei 2024 17:04 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris. ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melakukan kerja sama dengan meragkul perusahaan dalam menekan jumlah pengangguran yang mencapai 3,02 persen pada tahun 2024.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris di Mamuju, Jumat mengatakan pengangguran di Sulbar masih tersisa sekitar 3,02 persen pada 2024 dari sekitar 773 ribu orang angkatan kerja di Sulbar, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar.
Ia mengatakan, jumlah pengangguran di Sulbar tersebut berkurang 0,02 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 3,04 persen.
"Angka pengangguran dapat ditekan berkat kolaborasi pemerintah dan pihak swasta, masyarakat, dengan seluruh pihak lainnya, dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," katanya.
Menurut dia, semakin menekan pengangguran terbuka di Sulbar agar terus menurun, maka Pemprov Sulbar bekerja sama dengan perusahaan agar lapangan kerja dapat disiapkan.
"Pemprov Sulbar telah memfasilitasi sehingga sebanyak 28 perusahaan di Sulbar telah mempersiapkan 179 kuota bagi pekerja magang," katanya.
Ia mengatakan, dengan program tersebut, maka akan menjadi peluang bagi pencari kerja untuk mendapatkan peluang bekerja.
"Dengan menjadi pekerja magang, maka tenaga kerja akan memiliki kemampuan, keterampilan, serta pengetahuan kerja, untuk menjadi tenaga kerja tetap diperusahaan, sehingga membuka peluang lapangan kerja," katanya.
Ia mengatakan, selain menjalin kerjasama dengan perusahaan, Pemprov Sulbar akan membangun program pembangunan industri dibidang pertanian perikanan dan perkebunan, sehingga siap membuka lapangan kerja dan menampung tenaga kerja di Sulbar.
"Dengan menekan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja, maka kemiskinan di Sulbar yang masih tersisa sekitar 11,7 persen akan dapat diturunkan," katanya.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris di Mamuju, Jumat mengatakan pengangguran di Sulbar masih tersisa sekitar 3,02 persen pada 2024 dari sekitar 773 ribu orang angkatan kerja di Sulbar, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar.
Ia mengatakan, jumlah pengangguran di Sulbar tersebut berkurang 0,02 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 3,04 persen.
"Angka pengangguran dapat ditekan berkat kolaborasi pemerintah dan pihak swasta, masyarakat, dengan seluruh pihak lainnya, dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," katanya.
Menurut dia, semakin menekan pengangguran terbuka di Sulbar agar terus menurun, maka Pemprov Sulbar bekerja sama dengan perusahaan agar lapangan kerja dapat disiapkan.
"Pemprov Sulbar telah memfasilitasi sehingga sebanyak 28 perusahaan di Sulbar telah mempersiapkan 179 kuota bagi pekerja magang," katanya.
Ia mengatakan, dengan program tersebut, maka akan menjadi peluang bagi pencari kerja untuk mendapatkan peluang bekerja.
"Dengan menjadi pekerja magang, maka tenaga kerja akan memiliki kemampuan, keterampilan, serta pengetahuan kerja, untuk menjadi tenaga kerja tetap diperusahaan, sehingga membuka peluang lapangan kerja," katanya.
Ia mengatakan, selain menjalin kerjasama dengan perusahaan, Pemprov Sulbar akan membangun program pembangunan industri dibidang pertanian perikanan dan perkebunan, sehingga siap membuka lapangan kerja dan menampung tenaga kerja di Sulbar.
"Dengan menekan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja, maka kemiskinan di Sulbar yang masih tersisa sekitar 11,7 persen akan dapat diturunkan," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pensiun 59 tahun, optimalisasi produktivitas versus dilema generasi muda
09 January 2025 1:05 WIB, 2025
Penjabat Gubernur Sulsel ajak kampus kolaborasi tekan angka pengangguran
10 July 2024 19:10 WIB, 2024
Kemenko PMK menyoroti tingginya angka pengangguran terbuka di Indonesia
30 April 2024 10:48 WIB, 2024
Erick Thohir : Pembubaran BUMN hanya akan munculkan pengangguran baru di indonesia
04 February 2024 11:03 WIB, 2024
Pasangan Ganjar-Mahfud siapkan tiga jurus jitu guna tekan angka pengangguran
03 February 2024 7:59 WIB, 2024
Pemprov Sulsel berharap pembentukan TKDV kurangi angka pengangguran
28 December 2023 14:52 WIB, 2023