Pelindo dan Pindad jalin kerja sama pendistribusian ikan
Sabtu, 18 Mei 2024 18:04 WIB
Suasana penandatanganan nota kesepahaman untuk kerjasama sama antara pihak Pelindo dan PT Pindad Internasional Logistic untuk pengelolaan dan pendistribusian ikan di Pelabuhan Biak. Antara/ HO-Pelindo Regional 4
Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan PT Pindad International Logistic menjalin kemitraan yang diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan sebagian lahan untuk pengelolaan dan pendistribusian ikan di Pelabuhan Biak.
"Pelabuhan Biak adalah salah satu pelabuhan kelolaan Pelindo di Regional 4. Jadi kerja sama ini untuk membantu penguatan layanan jasa maritim, sekaligus mendorong peningkatan sektor perekonomian di KTI," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis dalam keterangan persnya di Makassar, Sabtu.
Penandatanganan kerja sama pihak Pelindo bersama Direktur Utama PT Pindad International Logistic (PIL), Suresh Ferdian digelar di Ruang Rapat Akhlak Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4 di Makassar.
Pada kesempatan itu, Suresh mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas kerja sama dan kolaborasi ini.
“Semoga kita bisa saling mendukung dan saling memperkuat, dimulai dari langkah awal dengan kesepakatan kerja sama ini,” ujar Suresh.
Menurut dia, langkah kerja sama yang dilakukan ini telah melalui proses selama kurang lebih tiga bulan. Sinergi BUMN antara Pelindo dan Pindad, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ini dapat menguatkan ekosistem perikanan.
“Alhamdulillah semoga ke depannya bisa berlanjut dan berjalan dengan lancar, dan secara nyata membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Suresh.
Menanggapi hal itu, Abdul Azis mengutarakan bahwa sejak dulu Biak memang sudah terkenal dengan ikannya.
“Tantangan pelabuhan misalnya di wilayah Papua adalah kunjungan kapal-kapal ikan. Alhamdulillah hari ini kita start dari titik ini, mengupayakan peningkatan kunjungan kapal-kapal ikan,” katanya.
Upaya ini, kata dia, membutuhkan infrastruktur yang sangat sederhana namun sebenarnya produksi bisa digenjot dengan maksimal.
Oleh karena itu, saat PT Pindad menginginkan percepatan, maka dilaksanakan jangka pendek dulu kemudian dievaluasi untuk meningkatkan eskalasinya.
“Saya salut dan ini adalah opportunity yang luar biasa. Kami jadikan ini sebagai skala prioritas. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan untuk menjalankan investasi ini,” ujar Abdul Azis.
Suasana penandatanganan nota kesepahaman untuk kerjasama sama antara pihak Pelindo dan PT Pindad Internasional Logistic untuk pengelolaan dan pendistribusian ikan di Pelabuhan Biak. Antara/ HO-Pelindo Regional 4
"Pelabuhan Biak adalah salah satu pelabuhan kelolaan Pelindo di Regional 4. Jadi kerja sama ini untuk membantu penguatan layanan jasa maritim, sekaligus mendorong peningkatan sektor perekonomian di KTI," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis dalam keterangan persnya di Makassar, Sabtu.
Penandatanganan kerja sama pihak Pelindo bersama Direktur Utama PT Pindad International Logistic (PIL), Suresh Ferdian digelar di Ruang Rapat Akhlak Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4 di Makassar.
Pada kesempatan itu, Suresh mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas kerja sama dan kolaborasi ini.
“Semoga kita bisa saling mendukung dan saling memperkuat, dimulai dari langkah awal dengan kesepakatan kerja sama ini,” ujar Suresh.
Menurut dia, langkah kerja sama yang dilakukan ini telah melalui proses selama kurang lebih tiga bulan. Sinergi BUMN antara Pelindo dan Pindad, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ini dapat menguatkan ekosistem perikanan.
“Alhamdulillah semoga ke depannya bisa berlanjut dan berjalan dengan lancar, dan secara nyata membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Suresh.
Menanggapi hal itu, Abdul Azis mengutarakan bahwa sejak dulu Biak memang sudah terkenal dengan ikannya.
“Tantangan pelabuhan misalnya di wilayah Papua adalah kunjungan kapal-kapal ikan. Alhamdulillah hari ini kita start dari titik ini, mengupayakan peningkatan kunjungan kapal-kapal ikan,” katanya.
Upaya ini, kata dia, membutuhkan infrastruktur yang sangat sederhana namun sebenarnya produksi bisa digenjot dengan maksimal.
Oleh karena itu, saat PT Pindad menginginkan percepatan, maka dilaksanakan jangka pendek dulu kemudian dievaluasi untuk meningkatkan eskalasinya.
“Saya salut dan ini adalah opportunity yang luar biasa. Kami jadikan ini sebagai skala prioritas. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan untuk menjalankan investasi ini,” ujar Abdul Azis.
Suasana penandatanganan nota kesepahaman untuk kerjasama sama antara pihak Pelindo dan PT Pindad Internasional Logistic untuk pengelolaan dan pendistribusian ikan di Pelabuhan Biak. Antara/ HO-Pelindo Regional 4
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kerangka manusia dan batik SMUN 15 Biak Kota ditemukan di Hutan Sawoo Ponorogo
08 November 2025 17:32 WIB
BMKG minta warga jauhi pantai sampai waktu tiba tsunami pascagempa magnitudo 8,7 di Rusia
30 July 2025 11:08 WIB
Liga 1 Indonesia - Balotelli selamatkan PSM Makassar terhindar dari kekalahan kontra PSBS Biak
18 January 2025 21:19 WIB, 2025
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB