Makassar (ANTARA) - Pembangunan Makassar New Port (MNP) yang diinisiasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) meningkatkan infrastruktur pelabuhan di Indonesia khususnya di wilayah timur.
"Proyek ini dibangun dengan tujuan untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pusat logistik dan perdagangan yang strategis, mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis dalam keterangan persnya di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, MNP atau yang juga disebut Terminal Peti Kemas (TPK) New Makassar dirancang untuk memiliki kapasitas pelayanan kontainer yang lebih besar daripada Pelabuhan sebelumnya dan juga memiliki fasilitas yang lebih modern.
Selain itu, pembangunan ini mencakup dermaga yang lebih panjang, area penyimpanan yang lebih luas serta sistem teknologi informasi yang canggih untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan fasilitas tersebut lanjut dia waktu dan biaya pengiriman menjadi berkurang secara signifikan titik tentunya ini memberikan keuntungan bagi para pelaku bisnis.
Selain manfaat ekonomis mengatakan, proyek ini juga berpotensi menyerap tenaga kerja, karena memberikan peluang bagi masyarakat setempat untuk terlibat dalam sektor logistik dan industri terkait.
Dengan meningkatkan konektivitas antar pulau dan negara MNP akan memperkuat hubungan perdagangan dan membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Azis mengatakan, pembangunan MNP sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Karena itu,, dengan memperkuat infrastruktur Pelabuhan diharapkan Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat Internasional, serta mempercepat proses distribusi barang ke berbagai daerah.
Secara keseluruhan, MNP bukan hanya sekedar proyek infrastruktur, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang dapat memicu ekonomi Indonesia lebih cerah dan berpotensi besar mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat. Suasana aktivitas di Makassar New Port yang merupakan salah satu pelabuhan kelolan PT Pelindo (Persero). Antara (HO-Pelindo Regional 4)
"Proyek ini dibangun dengan tujuan untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pusat logistik dan perdagangan yang strategis, mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis dalam keterangan persnya di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, MNP atau yang juga disebut Terminal Peti Kemas (TPK) New Makassar dirancang untuk memiliki kapasitas pelayanan kontainer yang lebih besar daripada Pelabuhan sebelumnya dan juga memiliki fasilitas yang lebih modern.
Selain itu, pembangunan ini mencakup dermaga yang lebih panjang, area penyimpanan yang lebih luas serta sistem teknologi informasi yang canggih untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan fasilitas tersebut lanjut dia waktu dan biaya pengiriman menjadi berkurang secara signifikan titik tentunya ini memberikan keuntungan bagi para pelaku bisnis.
Selain manfaat ekonomis mengatakan, proyek ini juga berpotensi menyerap tenaga kerja, karena memberikan peluang bagi masyarakat setempat untuk terlibat dalam sektor logistik dan industri terkait.
Dengan meningkatkan konektivitas antar pulau dan negara MNP akan memperkuat hubungan perdagangan dan membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Azis mengatakan, pembangunan MNP sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Karena itu,, dengan memperkuat infrastruktur Pelabuhan diharapkan Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat Internasional, serta mempercepat proses distribusi barang ke berbagai daerah.
Secara keseluruhan, MNP bukan hanya sekedar proyek infrastruktur, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang dapat memicu ekonomi Indonesia lebih cerah dan berpotensi besar mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat. Suasana aktivitas di Makassar New Port yang merupakan salah satu pelabuhan kelolan PT Pelindo (Persero). Antara (HO-Pelindo Regional 4)