Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat seorang anak laki-laki MRP (11) warga Kampung Cipicung, Desa Girimukti, Kecamatan Pasirkuda, tewas tertimpa tower yang roboh akibat angin kencang yang melanda kawasan selatan Cianjur, Sabtu.
Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Sabtu, mengatakan tower milik salah satu provider telepon selular yang roboh juga menimpa dua rumah sehingga mengalami rusak sedang di bagian atap, sehingga pemilik terpaksa mengungsi.
"Cuaca ekstrem dengan angin kencang melanda Kecamatan Pasirkuda sejak pagi hingga petang, menyebabkan tower roboh menimpa seorang anak laki-laki yang sedang bermain di bawahnya hingga tewas di tempat dan dua rumah rusak," katanya.
Dia menjelaskan korban tewas sempat dibawa ke puskesmas setempat guna visum sebelum dimakamkan di pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah orang tuanya, sedangkan petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP guna memastikan penyebab robohnya tower.
Dia menuturkan cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan pohon di kiri kanan jalan dan tiang listrik di jalur selatan Cianjur tumbang sehingga memutus arus lalulintas sementara dari Cianjur menuju selatan atau sebaliknya.
"Petugas mendata pohon tumbang dan tiang listrik yang ambruk menutup jalan utama di wilayah selatan terjadi di Kecamatan Pagelaran, Tanggeung dan Sindangbarang.