Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya pengelolaan sampah selama Ramadhan kepada pemerintah kecamatan, khususnya pada hari-hari menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 dan mengantisipasi penumpukan sampah saat libur Lebaran.

"Karena intensitas kegiatan tinggi, tentu ada dampaknya ikut bertambah, salah satunya adalah sampah. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Wali Kota Munafri di Makassar, Selasa.

Munafri menjelaskan intensitas ruang-ruang interaksi ekonomi masyarakat selama Ramadhan meningkat signifikan. Hal itu berpengaruh pada peningkatan konsumsi masyarakat dan peningkatan produksi sampah.

Ia pun meminta kepada semua camat dan lurah serta para ketua RT/RW untuk mengantisipasi tumpukan sampah yang biasanya meningkat hingga akhir Ramadhan.

"Mendekati Lebaran, terdapat kemungkinan sebagian petugas kebersihan mudik ke kampung halaman dan ini harus diantisipasi jauh-jauh hari," katanya.

Munafri meminta pemerintah kecamatan memperhatikan pengaturan jadwal dan penanggung jawab kebersihan agar dipersiapkan sejak jauh hari, sebelum hingga setelah Lebaran.

“Jangan sampai karena petugasnya pulang kampung, kita berlebaran dengan tumpukan sampah di sekitar kita. Ini harus diatur betul dari sekarang,” tegasnya.

Munafri juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga momentum Idul Fitri tidak diwarnai dengan persoalan sampah yang menumpuk.

“Jangan sampai di hari Lebaran kita lebih sibuk mengurus sampah daripada bersilaturahmi dengan keluarga. Ini perlu perhatian bersama,” ucap Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.