
Tertibkan PKL liar di Makassar

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendukung penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar belakangan ini.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam upaya penataan tersebut," ujarnya dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Tahun 2027 di Makassar, Kamis.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atas langkah penertiban dan penataan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta PKL di sejumlah titik kota.
"Saya mengapresiasi Pak Wali Kota (Pak Appi) sudah melakukan penertiban di bahu jalan dan trotoar. Kita kerja sama dalam penataan UMKM," kata dia.
Pada kesempatan ini, Andi Sudirman memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kota Makassar
Dalam arahannya, Andi Sudirman menekankan berbagai isu strategis pembangunan kota, mulai dari penataan pelaku usaha mikro hingga persoalan lingkungan seperti pengelolaan sampah dan penanganan banjir yang dinilai masih menjadi tantangan utama Kota Makassar.
"Dengan pemberian SP1 kepada lapak jualan, ini bagian untuk pegangan teguran. Saya tidak bisa menyalahkan Wali Kota karena saya juga ingin ada penataan. Jadi ada tanah yang kita siapkan untuk UMKM," lanjut Andi Sudirman.
Andi Sudirman menegaskan bahwa Makassar memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah.
Sekitar 30 persen perputaran ekonomi Sulawesi Selatan berada di kota ini, sehingga pembangunan Makassar tidak boleh diabaikan.
Selain itu, Andi Sudirman juga menekankan pentingnya perhatian serius terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Kota Makassar. Ia menyebut persoalan ini juga menjadi perhatian langsung Presiden RI.
"Yang pertama sebenarnya perhatian/kepedulian kita kalau Makassar ini tentu tidak jauh-jauh dari persoalan lingkungan. Dan ini juga pesan Bapak Presiden terkait masalah persampahan seluruh daerah," katanya.
Dia mengakui persoalan sampah bukan hal mudah untuk diselesaikan. Namun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar dalam mencari solusi terbaik.
"Kami juga tentu akan terus bagaimana membantu sama-sama kita, karena ini juga tugas dan tanggung jawab kami juga," akui Andi Sudirman.
Menurutnya, penataan tersebut perlu dilakukan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan namun tetap tertib dan teratur.
Dia menuturkan, penataan kawasan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus memperbaiki wajah Kota Makassar sebagai pusat pertumbuhan di kawasan Indonesia Timur.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
