Jakarta (ANTARA) - Oklahoma City Thunder selangkah lagi menuju final NBA 2025/2026 setelah menekuk San Antonio Spurs 127-114 pada laga kelima final Wilayah Barat NBA, Rabu WIB, untuk memimpin seri 3-2.

Kemenangan itu membawa Thunder tinggal membutuhkan satu kemenangan menuju partai puncak musim ini.

“Kami jelas bermain jauh lebih baik, baik dari sisi proses maupun hasil akhirnya,” kata pelatih Thunder Mark Daigneault dikutip dari laman resmi NBA di Jakarta.

Menurut Daigneault, timnya mampu bangkit secara netral setelah kekalahan telak pada gim sebelumnya.

Kemenangan ini menjadi respons cepat Thunder setelah hanya mencetak 82 poin saat takluk pada gim keempat dua hari lalu. Kali ini, tim juara bertahan itu bahkan sudah mengoleksi 82 poin ketika kuarter ketiga baru berjalan tiga setengah menit.

Shai Gilgeous-Alexander memimpin Thunder dengan 32 poin, sementara Alex Caruso kembali tampil impresif dari bangku cadangan lewat tambahan 22 angka.

Jared McCain, yang menjalani start playoff pertamanya karena absennya Jalen Williams dan Ajay Mitchell, menyumbang 20 poin untuk Oklahoma City.

Kontribusi lain datang dari Chet Holmgren yang mencetak 16 poin dan 11 rebound, sedangkan Isaiah Hartenstein membukukan double-double dengan 12 poin dan 15 rebound untuk menjaga dominasi Thunder di bawah jaring.

“Kami hanya bermain seperti diri kami sendiri malam ini,” ujar Gilgeous-Alexander usai laga dan menilai timnya berhasil menemukan kembali ritme permainan terbaik.

Dari kubu Spurs, Stephon Castle menjadi pencetak angka terbanyak dengan 24 poin. Julian Champagnie menambahkan 22 poin, sementara pemain andalan Victor Wembanyama hanya mampu mengemas 20 poin dengan akurasi tembakan rendah, yakni empat dari 15 percobaan.

Pelatih Spurs Mitch Johnson mengakui timnya gagal menempatkan diri pada posisi ideal di setiap penguasaan bola. “Rasanya sedikit dari semuanya, kami tidak cukup menempatkan diri dalam posisi untuk sukses di setiap penguasaan bola,” katanya.

Thunder mengambil alih kendali pertandingan setelah mencetak 40 poin pada kuarter kedua. Mereka sempat unggul 20 angka di kuarter ketiga, meski Spurs sempat memangkas jarak menjadi delapan poin sebelum momentum kembali berpihak kepada tuan rumah.

Kontroversi mewarnai akhir kuarter ketiga ketika upaya tip-in Luke Kornet yang tampak layak dinilai goaltending tidak mendapat peluit wasit. Pada penguasaan bola berikutnya, keputusan bola keluar lapangan juga merugikan Spurs, membuat Johnson menerima technical foul setelah protesnya diabaikan.

Gim keenam akan digelar Jumat di San Antonio. Jika Spurs mampu memaksakan kemenangan, gim ketujuh akan berlangsung di Oklahoma City pada Minggu untuk menentukan tiket menghadapi New York Knicks pada Final NBA yang dimulai 3 Juni.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tekuk Spurs 127-114, Thunder selangkah lagi ke final NBA