Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik menjelang Idul Fitri 1436 Hijriah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan para operator moda transportasi baik darat, laut, dan udara, agar masing-masing memprediksi berapa persen lonjakan penumpang pada mudik kali ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Masykur A Sulthan di Makassar, Rabu.

Pihaknya memprediksi lonjakan penumpang terbesar ada pada pengguna moda transportasi udara, dengan catatan lonjakannya tidak sebesar tahun lalu, dengan pertimbangan terjadi perlambatan ekonomi.

Lonjakan penumpang, kata dia, juga dipengaruhi oleh kapan hari libur secara resmi dimulai.

"Kalau hari libur dimulai pada H-5, biasanya arus mudik sudah mulai sejak H-7," ujarnya.

Pihaknya juga akan membuka posko-posko, baik di pelabuhan, bandara, maupun terminal-terminal.

"Posko ini untuk pengaduan, pengawasan, dan layanan kesehatan," katanya.

Posko itu, kata dia, akan mulai beroperasi pada H-7 di terminal, dan H-14 di pelabuhan.

Dishub juga akan bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk melakukan pemeriksaan terkait pemakaian alkohol dan penggunaan obat-obatan terlarang oleh sopir-sopir angkutan umum di terminal.