FBK Makassar jadi aternatif berakhir pekan warga
Minggu, 23 Agustus 2015 22:54 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Festival Budaya dan Kuliner (FBK) Makassar yang diselenggarakan di Benteng Rotterdam, Makassar, 22 hingga 23 Agustus menjadi alternatif tujuan berakhir pekan warga Makassar.
"Biasanya di rumah, tapi dengar ada acara ini, saya bawa anak-anak ke sini, acaranya bagus, ada stand-stand kuliner dengan makanan-makanan yang unik," kata salah seorang pengunjung Ririn yang ditemui di sela-sela-sela festival tersebut di Makassar, Minggu.
Ririn yang datang bersama keluarga mengatakan acara ini juga menjadi motivasi dan sumber inspirasi untuk memulai usaha kuliner sendiri.
"Saya memang selalu tertarik dengan kuliner, ingin membuat usaha sendiri, tetapi banyak kesibukan kerja. Di sini bisa melihat banyak kreasi kuliner yang bisa menjadi ide usaha," paparnya.
Beragam jenis kuliner memang disajikan dalam acara yang dipadati ribuan pengunjung ini. Tidak hanya kuliner khas Makassar seperti Coto, Kapurung, dan Barobbo, beberapa kuliner modern seperti Burger hingga Es Krim Mochi juga hadiri di festival ini.
Hal yang senada juga disampaikan oleh pengunjung lain Asnawati.
Ia yang datang berkunjung bersama teman-temannya cukup menikmati acara ini.
"Cukup menikmati, ramai, hanya saja saat akan membeli makanan harus mengantri lama," katanya.
Kegiatan ini juga tampak dikunjungi oleh beberapa orang turis asing. Salah seorang pengunjung yang berasal dari Belanda Antoinette mengatakan sangat menikmati acara ini.
"Saya senang, saya makan coto dan rasanya enak," kata Antoinette dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Festival Budaya dan Kuliner Makassar diramaikan oleh sekitar 30 stand kuliner dan 30 stand komunitas. Acara ini juga dimeriahkan dengan perlombaan memasak, dan demo masak dari Chef Juna.
"Biasanya di rumah, tapi dengar ada acara ini, saya bawa anak-anak ke sini, acaranya bagus, ada stand-stand kuliner dengan makanan-makanan yang unik," kata salah seorang pengunjung Ririn yang ditemui di sela-sela-sela festival tersebut di Makassar, Minggu.
Ririn yang datang bersama keluarga mengatakan acara ini juga menjadi motivasi dan sumber inspirasi untuk memulai usaha kuliner sendiri.
"Saya memang selalu tertarik dengan kuliner, ingin membuat usaha sendiri, tetapi banyak kesibukan kerja. Di sini bisa melihat banyak kreasi kuliner yang bisa menjadi ide usaha," paparnya.
Beragam jenis kuliner memang disajikan dalam acara yang dipadati ribuan pengunjung ini. Tidak hanya kuliner khas Makassar seperti Coto, Kapurung, dan Barobbo, beberapa kuliner modern seperti Burger hingga Es Krim Mochi juga hadiri di festival ini.
Hal yang senada juga disampaikan oleh pengunjung lain Asnawati.
Ia yang datang berkunjung bersama teman-temannya cukup menikmati acara ini.
"Cukup menikmati, ramai, hanya saja saat akan membeli makanan harus mengantri lama," katanya.
Kegiatan ini juga tampak dikunjungi oleh beberapa orang turis asing. Salah seorang pengunjung yang berasal dari Belanda Antoinette mengatakan sangat menikmati acara ini.
"Saya senang, saya makan coto dan rasanya enak," kata Antoinette dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Festival Budaya dan Kuliner Makassar diramaikan oleh sekitar 30 stand kuliner dan 30 stand komunitas. Acara ini juga dimeriahkan dengan perlombaan memasak, dan demo masak dari Chef Juna.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB