Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Ketua DPRD Makassar Indira Mulyasari Paramastuti yang menghadiri pelantikan 435 kepala sekolah terpilih di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Antang Tamangapa, tiba-tiba pingsan saat seremoni pelantikan berlangsung.

"Pelantikan di TPA Antang Tamangapa sengaja dipilih karena beberapa hal pertimbangan dan ini sekaligus revolusi pendidikan yang akan kami canangkan," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Rabu.

Seremoni pelantikan yang sedang berlangsung dengan diwarnai pingsannya Wakil Ketua DPRD Makassar Indira Mulyasari Paramastuti itu tetap dilanjutkan.

Terlihat beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) perempuan langsung menghampirinya dan menggotongnya untuk mendapatkan bantuan di klinik kesehatan di sekitar TPA Antang Tamangapa.

Sebelum acara pelantikan itu dimulai, Legislator Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) itu masih sempat berbincang-bincang dengan para koleganya serta para pejabat Pemkot Makassar.

Namun pada saat pelantikan berlangsung dan pembacaan pakta integritas dilakukan, politisi Nasdem itu tiba-tiba terjatuh dan langsung membuat kepanikan. Tetapi itu tidak berlangsung lama karena dengan sigap anggota Satpol PP membawanya ke klinik kesehatan.

Diketahui, kepala sekolah yang lulus tes ini akan mengisi 367 jabatan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), 44 jabatan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

Kemudian 22 jabatan kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) sebanyak sembilan sekolah.

Berdasarkan data, lelang jabatan kepala sekolah diikuti 961 calon kepala sekolah dari jumlah 1.385 dan 437 sisanya dinyatakan gugur karena tidak mengambil kartu ujian.

Sementara dalam setiap seleksi tes ini, banyak calon kepala sekolah dinyatakan gugur.