Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 11 petinju Kabupaten Bantaeng berhasil menembus babak semifinal Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV di Makassar, Sulawesi Selatan, 27-31 Maret 2016.

"Kita bersyukur seluruh petinju yang kita turunkan di Popda 2016 ini seluruhnya berhasil tampil di babak semifinal. Ini tentunya sebuah prestasi yang membanggakan bagi kita," kata Ketua Kontingen Kabupaten Bantaeng, Syamsul Nur, di Makassar, Rabu.

Ia menjelaskan, lolosnya 11 atlet dari cabang olahraga tinju membuat kabupaten yang dipimpin Nurdin Abdullah itu secara otomatis telah mengamankan 11 medali perunggu. Medali ini tentunya dapat berubah jika pada semifinal nanti bisa kembali meraih kemenangan.

Mengenai peluang untuk tampil sebagai juara umum di cabang tinju, dirinya mengaku optimistis. Apalagi atlet yang diturunkan di ajang olahraga pelajar terbesar se-Sulsel itu memang umumnya punya pengalaman dan prestasi di kejurda.

"Kita sudah amankan 11 medali perunggu dari tinju. Kita tinggal menunggu dan berharap bisa tampil di final sekeligus meraih medali emas sebanyak mungkin," ujarnya.

Menghadapi Popda XIV 2016, Kabupaten Bantaeng diperkuat sebanyak 51 atlet. Puluhan atlet itu akan tampil pada enam cabang olah raga diantaranya pencak silat, tinju, sepak takraw, tenis meja, voli indoor, dan bola basket.

"Untuk pencak silat kita kirim delapan atlet (tiga putra dan lima putri), tinju (lima putra/enam putri), sepak takraw (lima putra dan putri), tenis meja (satu putra dan putri), voli indoor (10 putri), basket sebanyak 11 atlet putra," jelasnya.

Dengan kekuatan 51 atlet tersebut, kata dia, pihaknya telah menargetkan bisa mencapai atau masuk posisi lima besar pada ajang olahraga pelajar terbesar se-Sulsel tersebut.

Dari daerah yang menjadi pesaing di ajang Popda 2016, dirinya mengakui tetap memberikan kewaspadaan pada tim tuan rumah Makassar.

Namun ada pula beberapa cabang olahraga yang memang cukup dominan seperti halnya cabang sepak takraw tentu saja Kabupaten Pangkep dan Kepulauan Selayar. Selanjutnya cabang voli tentu ada Makassar dan Kabupaten Pangkep juga menjadi perhatian.

"Kita tentunya tetap memberikan kewaspadaan terhadap beberapa daerah yang memang secara tradisi cukup mendominasi. Mudah-mudahan dengan persiapan yang kita lakukan bisa mengangkat posisi Bantaeng lebih baik," ujarnya.