BAN-PT kunjungi pascasarjana MM STIE Nobel
Sabtu, 16 April 2016 15:32 WIB
Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengunjungi perkuliahan Program Pascasarjana Magister Manajemen STIE Nobel di Makassar, Jumat (15/4). (FOTO/Dokumentasi)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengunjungi perkuliahan Program Pascasarjana Magister Manajemen STIE Nobel yang telah beroperasi selama dua tahun dan meluluskan 25 orang.
Humas STIE Nobel, Taufik Manji di Makassar, Sabtu mengatakan tim Asesor BAN-PT yang berkunjung ke kampusnya itu yakni Dr John Suprianto dan Prof Christantius D PhD.
Kunjungan tim asesor ini bertujuan memberikan penilaian terkait konsep dan kinerja Pascasarjana Magister Manajemen STIE Nobel yang nantinya akan diberikan nilai akreditasi.
Ia menjelaskan, tim BAN-PT ini disambut Direktur Pascasarjana Prof Dr Nurdin Brazit,SE,M.Si dan tiga Asisten Direkturnya yakni Prof Saban Echdar, Dr Idris dan Badaruddin ST MM.
Setibanya di kampus STIE Nobel, tim Asesor dan jajaran pimpinan Pasca Sarjana Magister Manajemen STIE Nobel beserta Ketua STIE Nobel Indonesia Dr Mashur Razak langsung menggelar pertemuan untuk memulai prosesi asesmen.
Selepas itu mulailah presentasi tentang Magister Manajemen Pasca Sarjana STIE Nobel yang dibawakan oleh Prof Saban Echdar.
Presentasi diawali dengan histori dibentuknya Pasca Sarjana STIE Nobel yang kemudian dilanjutkan dengan penjabaran visi dan misi serta konsep terkait tentang Magister Manajemen STIE Nobel. Prof Christantius juga menyempatkan memberikan pertanyaan dan masukan pada pertemuan tersebut.
Selain ingin mendengarkan seputar Pasca Sarjana STIE Nobel dari jajaran pimpinan. Tim Asesor juga sempat menemui beberapa mahasiswa Pasca Sarjana yang kebetulan berada di kampus.
"Tim asesor menanyakan tentang jalannya perkuliahan dan beberapa mata kuliah yang diajarkan Prodi MM Pascasarjana STIE Nobel memiliki satu program studi yakni Manajemen dan kini memiliki ratusan mahasiswa aktif serta telah melepas alumni sebanyak 25 orang,"ujarnya.
Humas STIE Nobel, Taufik Manji di Makassar, Sabtu mengatakan tim Asesor BAN-PT yang berkunjung ke kampusnya itu yakni Dr John Suprianto dan Prof Christantius D PhD.
Kunjungan tim asesor ini bertujuan memberikan penilaian terkait konsep dan kinerja Pascasarjana Magister Manajemen STIE Nobel yang nantinya akan diberikan nilai akreditasi.
Ia menjelaskan, tim BAN-PT ini disambut Direktur Pascasarjana Prof Dr Nurdin Brazit,SE,M.Si dan tiga Asisten Direkturnya yakni Prof Saban Echdar, Dr Idris dan Badaruddin ST MM.
Setibanya di kampus STIE Nobel, tim Asesor dan jajaran pimpinan Pasca Sarjana Magister Manajemen STIE Nobel beserta Ketua STIE Nobel Indonesia Dr Mashur Razak langsung menggelar pertemuan untuk memulai prosesi asesmen.
Selepas itu mulailah presentasi tentang Magister Manajemen Pasca Sarjana STIE Nobel yang dibawakan oleh Prof Saban Echdar.
Presentasi diawali dengan histori dibentuknya Pasca Sarjana STIE Nobel yang kemudian dilanjutkan dengan penjabaran visi dan misi serta konsep terkait tentang Magister Manajemen STIE Nobel. Prof Christantius juga menyempatkan memberikan pertanyaan dan masukan pada pertemuan tersebut.
Selain ingin mendengarkan seputar Pasca Sarjana STIE Nobel dari jajaran pimpinan. Tim Asesor juga sempat menemui beberapa mahasiswa Pasca Sarjana yang kebetulan berada di kampus.
"Tim asesor menanyakan tentang jalannya perkuliahan dan beberapa mata kuliah yang diajarkan Prodi MM Pascasarjana STIE Nobel memiliki satu program studi yakni Manajemen dan kini memiliki ratusan mahasiswa aktif serta telah melepas alumni sebanyak 25 orang,"ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ITB Nobel menawarkan kerja sama pengembangan SDM kepada Pemkot Makassar
17 April 2024 4:13 WIB, 2024
Presiden Jokowi usulkan sejumlah tokoh pembangunan ekonomi RI dihadiahi Nobel
07 March 2024 13:13 WIB, 2024
Profesor Indonesia di Malaysia diundang tampil di Forum Penerima Nobel 2022
18 May 2022 17:31 WIB, 2022
Peraih Nobel Perdamaian dan pejuang Afsel Desmond Tutu wafat pada usia 90 tahun
26 December 2021 18:05 WIB, 2021
Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai minta dunia lindungi hak perempuan Afghanistan
25 September 2021 13:08 WIB, 2021
Presiden AS desak Militer Myanmar lepaskan kekuasaan, bebaskan tahanan pemimpin sipil
05 February 2021 9:02 WIB, 2021