Makassar (ANTARA Sulsel) - AXA Mandiri dan AXA meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perempuan di Makassar melalui pelatihan teknik pengajaran dan literasi keuangan yang dikemas dalam program Perempuan Cerdas Perempuan Mandiri.

"Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial AXA, program ini berjalan sejak akhir tahun lalu, dan kami bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)," jelas Chief Corporate Affairs Officer Benny Waworuntu di sela pelaksanaan kegiatan tersebut di Makassar, Sabtu.

Melalui program ini, guru PAUD memperoleh pelatihan teknik mengajar kreatif, metode membaca nyaring, literasi keuangan, dan pengelolaan keuangan keluarga.

Program ini, kata dia, menyasar 5000 guru PAUD di seluruh Indonesia, dan hingga saat ini lebih dari 3000 guru telah mendapat pelatihan ini.

"Di Makassar, kegiatan ini menyasar sekitar 300 orang guru. Kegiatan serupa akan kami lakukan juga di Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Palembang," kata dia.

Ia berharap agar program ini dapat membantu menciptakan tenaga pendidik perempuan yang berkualitas sekaligus menjadi perencanaan keuangan keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Sulsel Sidik Salam yang membuka kegiatan tersebut secara resmi menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program ini.

"Kami mengapresiasi pihak AXA yang bersedia mengalokasikan dana CSR-nya untuk kepentingan pendidikan," kata Sidik.

Sidik mengakui tantangan terbesar dalam dunia pendidikan adalah meningkatkan kualitas para pendidik.

"Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas dan kompetensi guru, dan ini merupakan tantangan berat kita. Partisipasi pihak swasta seperti AXA ini sangat baik, karena pemerintah memiliki kemampuan yang terbatas. Kami berharap hal semacam ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain," tutur Sidik.