PKL sekitar Al-Markaz Makassar setuju relokasi
Sabtu, 14 Mei 2016 5:38 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Para pedagang kaki lima (PKL) yang banyak berjualan di sekitar Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Sulawesi Selatan menyetujui rencana Pemerintah Kota dengan merelokasinya ke tempat yang telah disediakan.
"Kami siap membongkar sendiri lapak kami. Alhamdulillah, Pak Wali. Kami sangat mendukung bapak, karena kami tahu apa yang bapak lakukan semata-mata demi kebaikan kami pedagang kecil," ujar salah seorang pedagang Mila (50) saat berbincang dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di rumah jabatannya, Jumat.
Dia bersama pedagang kaki lima lainnya setuju dengan gagasan wali kota yang ingin merelokasinya ke tempat-tempat yang telah disiapkan serta menyiapkan gerobak canggih dengan banyak fungsi.
Banyaknya tawaran dalam gagasan itu membuat para PKL ini setuju, apalagi tempat yang disodorkan itu dianggap strategis, sehingga para pedagang langsung menyepakatinya.
"Keputusan Pak Wali itu sudah tepat dan mungkin itulah yang terbaik untuk kita semua, untuk saya dengan pedagang lainnya dan untuk Makassar," katanya.
Sebelumnya, kepada pedagang Danny -- sapaan akran wali kota menyampaikan niatnya untuk menata PKL di Makassar menjadi "Kakilimata". Model kakilimata ini seragam dan mendapat legalitas dari pemerintah kota.
Pada relokasi pedagang itu, wali kota menawarkan dua tempat berbeda yakni pada jalan Timah dan Karebosi. Di dua lokasi itu, para pedagang hanya perlu mengangkat barang dagangannya saja karena tempat dan gerobak jualan juga sudah disiapkan.
Danny pun menegaskan bahwa proses pemindahan ke tempat baru tersebut tidak dipungut biaya sepeser pun. Pedagang juga tidak perlu lagi membangun lapak karena telah disiapkan pemerintah.
"Semua gratis, laporkan ke saya kalau ada yang coba-coba meminta uang. Tapi kalau sudah menjual tentu tetap ada retribusi dan uang keamanan," pungkas Danny.
"Kami siap membongkar sendiri lapak kami. Alhamdulillah, Pak Wali. Kami sangat mendukung bapak, karena kami tahu apa yang bapak lakukan semata-mata demi kebaikan kami pedagang kecil," ujar salah seorang pedagang Mila (50) saat berbincang dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di rumah jabatannya, Jumat.
Dia bersama pedagang kaki lima lainnya setuju dengan gagasan wali kota yang ingin merelokasinya ke tempat-tempat yang telah disiapkan serta menyiapkan gerobak canggih dengan banyak fungsi.
Banyaknya tawaran dalam gagasan itu membuat para PKL ini setuju, apalagi tempat yang disodorkan itu dianggap strategis, sehingga para pedagang langsung menyepakatinya.
"Keputusan Pak Wali itu sudah tepat dan mungkin itulah yang terbaik untuk kita semua, untuk saya dengan pedagang lainnya dan untuk Makassar," katanya.
Sebelumnya, kepada pedagang Danny -- sapaan akran wali kota menyampaikan niatnya untuk menata PKL di Makassar menjadi "Kakilimata". Model kakilimata ini seragam dan mendapat legalitas dari pemerintah kota.
Pada relokasi pedagang itu, wali kota menawarkan dua tempat berbeda yakni pada jalan Timah dan Karebosi. Di dua lokasi itu, para pedagang hanya perlu mengangkat barang dagangannya saja karena tempat dan gerobak jualan juga sudah disiapkan.
Danny pun menegaskan bahwa proses pemindahan ke tempat baru tersebut tidak dipungut biaya sepeser pun. Pedagang juga tidak perlu lagi membangun lapak karena telah disiapkan pemerintah.
"Semua gratis, laporkan ke saya kalau ada yang coba-coba meminta uang. Tapi kalau sudah menjual tentu tetap ada retribusi dan uang keamanan," pungkas Danny.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PBB tolak usulan Presiden Trump untuk merelokasi warga Palestina keluar Jalur Gaza
28 January 2025 7:20 WIB, 2025
Komnas HAM keluarkan rekomendasi terhadap kasus relokasi SDN Pondok Cina 1 Depok
11 March 2023 14:06 WIB, 2023
Presiden Jokowi perintahkan Menteri BUMN segera relokasi korban kebakaran Plumpang
05 March 2023 11:19 WIB, 2023
Gubernur Sulsel serahkan bantuan warga terdampak relokasi Pantai Merpati
05 February 2023 14:39 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB