Toraja terpilih sebagai inovator booth BBTF 2016
Sabtu, 25 Juni 2016 21:54 WIB
Ilustrasi-Keluarga duka menarikan tari Ma'Badong saat prosesi terima tamu usai prosesi Ma'pasonglo pada upacara Rambu Solo di Sangalla, Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (31/12). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Booth Toraja terpilih sebagai The Innovator Booth pada pameran Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2016 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali.
"Penghargaan yang baru pertama kali diterima oleh Pemkab Tana Toraja ini diharapkan akan mampu menjadi pemacu kebangkitan pariwisata Toraja," kata Kabid Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan Devo Khaddafi yang dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu.
Devo yang mendampingi Pemkab Toraja selama pelaksanaan BBTF ini mengatakan bahwa penghargaan tersebut membuktikan bahwa sinergi antara stakeholder pariwisata seperti Dinas Pariwisata Sulsel, Pemkab/Pemkot dan industri akan memberikan dampak yang besar bagi kepariwisataan Sulsel.
"Kita sudah di jalur yang benar untuk pemasaran Pariwisata Sulsel," ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Toraja memang mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya pasar Eropa.
"Hal ini terbukti dengan banyaknya buyers dari Eropa yang berkunjung ke booth Toraja selama 2 hari pelaksanaan BBTF 2016," ungkapnya.
Booth Toraja, kata dia, menyajikan objek wisata, seni dan budaya, cinderamata serta komoditi andalan Toraja yaitu kopi Toraja.
"Ini menjadi magnet yang kuat bagi pengunjung BBTF," imbuhnya.
Penghargaan yang diberikan oleh Putu Winastra Vice Chairman ASITA Chapter Bali ini diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Tana Toraja Nava Bandaso mewakili Pemkab Tana Toraja.
"Penghargaan yang baru pertama kali diterima oleh Pemkab Tana Toraja ini diharapkan akan mampu menjadi pemacu kebangkitan pariwisata Toraja," kata Kabid Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan Devo Khaddafi yang dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu.
Devo yang mendampingi Pemkab Toraja selama pelaksanaan BBTF ini mengatakan bahwa penghargaan tersebut membuktikan bahwa sinergi antara stakeholder pariwisata seperti Dinas Pariwisata Sulsel, Pemkab/Pemkot dan industri akan memberikan dampak yang besar bagi kepariwisataan Sulsel.
"Kita sudah di jalur yang benar untuk pemasaran Pariwisata Sulsel," ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Toraja memang mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya pasar Eropa.
"Hal ini terbukti dengan banyaknya buyers dari Eropa yang berkunjung ke booth Toraja selama 2 hari pelaksanaan BBTF 2016," ungkapnya.
Booth Toraja, kata dia, menyajikan objek wisata, seni dan budaya, cinderamata serta komoditi andalan Toraja yaitu kopi Toraja.
"Ini menjadi magnet yang kuat bagi pengunjung BBTF," imbuhnya.
Penghargaan yang diberikan oleh Putu Winastra Vice Chairman ASITA Chapter Bali ini diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Tana Toraja Nava Bandaso mewakili Pemkab Tana Toraja.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara
18 December 2025 7:02 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB