Kepulauan Selayar kembangkan 53 spot wisata bahari
Jumat, 20 April 2018 6:52 WIB
Sekretaris Daerah Pemkab Kepulauan Selayar Marjani Sultan (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)
Selayar (Antaranews Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan mengembangkan 53 spot untuk objek wisata bahari yang menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.
"Kami kini tengah mengembangkan 53 spot destinasi wisata untuk snokling, diving ataupun fishing yang menarik untuk dikunjungi," kata Sekretaris Daerah Pemkab Kepulauan Selayar Marjani Sultan di Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan, wisata bahari tersebut merupakan salah satu bagian dari tiga zona sektor kepariwisataan yang dikembangkan di daerah yang berjulukan Tanah Doang ini.
Kedua zona lainnya adalah zona budaya seperti objek wisata gong nekara yang hanya ada dua di dunia. Gong nekara itu hanya ada di China dan satunya lagi di Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Ini menunjukkan bahwa hubungan emosional dengan saudagar asal China dengan masyarakat Selayar ini sudah ada sejak dulu kala," katanya.
Sedang zona ketiga dari pembagian pengembangan sektor wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar ini adalah zona religi yakni objek wisata masjid tua di Gantarang yang sudah dibangun pada 1868 oleh Raja Opu Sumahe Daeng Mappasang dari Kerajaan Kutabangun.
Menurut dia, keunikan dari masjid tua ini, karena di tengah masjid terdapat tiang penyanggah dari batang pohon cabai dan hingga kini masih tetap awet.
"Tentu ini secara rasio tidak dapat diterima, nam(un dari keyakinan masyarakat di sini itu dapat saja diterima,`` ujarnya.
"Kami kini tengah mengembangkan 53 spot destinasi wisata untuk snokling, diving ataupun fishing yang menarik untuk dikunjungi," kata Sekretaris Daerah Pemkab Kepulauan Selayar Marjani Sultan di Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan, wisata bahari tersebut merupakan salah satu bagian dari tiga zona sektor kepariwisataan yang dikembangkan di daerah yang berjulukan Tanah Doang ini.
Kedua zona lainnya adalah zona budaya seperti objek wisata gong nekara yang hanya ada dua di dunia. Gong nekara itu hanya ada di China dan satunya lagi di Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Ini menunjukkan bahwa hubungan emosional dengan saudagar asal China dengan masyarakat Selayar ini sudah ada sejak dulu kala," katanya.
Sedang zona ketiga dari pembagian pengembangan sektor wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar ini adalah zona religi yakni objek wisata masjid tua di Gantarang yang sudah dibangun pada 1868 oleh Raja Opu Sumahe Daeng Mappasang dari Kerajaan Kutabangun.
Menurut dia, keunikan dari masjid tua ini, karena di tengah masjid terdapat tiang penyanggah dari batang pohon cabai dan hingga kini masih tetap awet.
"Tentu ini secara rasio tidak dapat diterima, nam(un dari keyakinan masyarakat di sini itu dapat saja diterima,`` ujarnya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga nelayan Pangkep ditemukan selamat di Kepulauan Selayar usai hilang lima hari
12 January 2026 18:35 WIB
Mentan Amran Sulaeman luncurkan gerakan menanam lima juta kelapa di Kepulauan Selayar
16 November 2025 5:18 WIB
Dinas Pertanian Kepulauan Selayar lakukan sosialisasi kebijakan pupuk subsidi
06 November 2025 4:50 WIB
Polairud Selayar tangani kasus pidana terkait dugaan perdagangan biota laut
02 August 2025 12:41 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB