Harmoni Indonesia dipusatkan di Unhas Makassar

id Asian games,Harmoni indonesia,Unhas,Prsiden joko widodo

Logo Unhas (Dokumentasi)

Makassar  (Antaranews Sulsel) -Harmoni Indonesia yang merupakan acara digagas oleh Presiden Joko Widodo dalam menyambut dan memeriahkan pelaksaan Asian Games di Jakarta dan Palembang akan dipusatkan di Universitas Hasanuddin, Makassar Sulawesi Selatan, 5 Agustus 2018.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Hasanuddin Prof Dr drg A Arsunan Arsin MKes di Makassar, Sabtu, mengatakan kampus tersebut memang telah dipercaya dan sudah menjadi kesepakatan untuk lokasi pelaksanaan.

 "Kami telah berkoordinasi dengan Kopertis dan beberapa kampus di Makassar untuk mempersiapkan acara ini. Kami mempersiapkan tempat di Baruga Pettarani, dan setiap kampus akan mengirimkan mahasiswanya untuk hadir bersama-sama memeriahkan Harmoni Indonesia,? kata Arsunan.

Dalam rangka menyambut pelaksanaan Asian Games di Jakarta-Palembang,Sumatera Selatan, 18 Agustus hingga 2 September 2018, pemerintah akan menggelar acara Harmoni Indonesia secara serentak di 34 kampus dan kota seluruh Indonesia serta juga akan dihelat di 8 kota Asia.

Presiden Joko Widodo sendiri direncanakan hadir di pusat pelaksanaan kegiatan, yaitu di Koridor Timur Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Secara simultan, ke-34 kota akan terhubung dengan Gelora Bung Karno melalui fasilitas video-conference.

Ia menjelaskan, inti dari acara ini adalah menyanyikan lagu-lagu kebangsaan secara serentak pada waktu bersamaan oleh paduan suara mahasiswa serta mahasiswa-mahasiswa yang hadir pada 34 kota dan kampus di Indonesia.

Konduktor kawakan Indonesia, Adie MS, akan memimpin parade nyanyian lagu-lagu kebangsaan ini.

Di Indonesia bagian barat, acara akan dimulai tepat pukul 08.00. ?Sementara di Indonesia bagian Tengah (termasuk Makassar), dimulai pukul 09.00 dan di Indonesia Timur dimulai pukul 10.00. Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan menyapa seluruh peserta yang berada di 34 kampus dan kota di Indonesia.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar