BKIPM-DP2 Makassar pengawasan terpadu pangan sehat

id bkipm-dp2 makassar,pengawasan terpadu pangan sehat

Kepala Balai BKIPM Makassar Sitti Chadijah

Kami bekerja sama dengan DP2 Makassar punya tujuan yang sama dalam mendorong kampanye makan ikan. Kampanye ini tentunya harus kami dukung dan memastikan jika pangan yang diterima masyarakat betul-betul aman dari kandungan bahan kimia
Makassar (Antaranews Sulsel) - Balai Besar Karantina Ikan Penggendalaian Mutu Makassar bersama Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar melakukan pengawasan terpadu terhadap pangan sehat.

"Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Hidup Sehat yang diamanatkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, maka kami berkewajiban untuk melakukan pengawasan, khususnya untuk pangan ikan," ujar Kepala Balai BKIPM Makassar Sitti Chadijah di Makassar, Kamis.

Melalui inpres itu, pihaknya berkewajiban meningkatkan dan memperluas pelaksanaan gerakan memasyarakatkan makan ikan kepada masyarakat dengan mengawasi mutu dan keamanan hasil perikanan.

Beberapa langkah-langkah strategis yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu, antara lain optimalisasi ketersediaan ikan sehat dan aman konsumsi sebagai pangan sehat.

Selain itu, penguatan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan, pengendalian mutu di pasar maupun sentra produksi ikan sehat serta penyediaan sentra kuliner berbasis ikan sehat.

"Kami bekerja sama dengan DP2 Makassar punya tujuan yang sama dalam mendorong kampanye makan ikan. Kampanye ini tentunya harus kami dukung dan memastikan jika pangan yang diterima masyarakat betul-betul aman dari kandungan bahan kimia," katanya.

Sitti menyatakan pengawasan dengan memantau langsung aktivitas jual beli ikan di pasar-pasar tradisional, di antaranya Pasar Pabaeng-baeng Makassar.

Tujuan kegiatan itu untuk memantau jaminan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan di pasar sebagai salah satu sentra penyedia pangan sehat.

Menurut dia, indikator keberhasilan dari kegiatan itu terjaminnya mutu dan keamanan hasil perikanan di sentra penyedia pangan sehat dan meningkatnya volume hasil perikanan untuk konsumsi masyarakat yang terjamin mutu dan keamanannnya.

"Setelah `di-sampling`, kami melakukan pengujian mutu di laboratorium untuk memantau mutu ikan apakah layak dikonsumsi oleh masyarakat atau tidak," kataSitti.

Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Abdul Rahman Bando berharap, penggawasan terpadu seperti itu berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.

"Kami sering bekerja sama dengan BKIPM Makassar dalam hal pengawasan mutu terpadu dan ini adalah salah satu kerja sama yang kami lakukan," katanya.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar