
Program BEP tingkatkan konsumsi bahan bakar berkualitas

Makassar (Antaranews Sulsel) - Program Berkah Energi Pertamina (BEP) yang diluncurkan oleh PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII Sulawesi pada awal Agustus 2018 mampu meningkatkan konsumsi bahan bakar berkualitas di wilayah Sulawesi Selatan.
"Selama Agustus 2018, konsumsi bahan bakar berkualitas di Sulsel meningkat signifikan yakni konsumsi Dexlite meningkat 19 persen atau sebesar 486 kiloliter, diikuti Pertamax dan Pertalite yang masing-masing meningkat 17 persen, dengan total konsumsi sebesar 4.162 kiloliter untuk Pertamax dan 31.438 kiloliter untuk Pertalite," jelas Unit Manager Komunikasi dan CSR Pertamina MOR VII M. Roby Hervindo di Makassar, Selasa.
Peningkatan konsumsi tersebut, kata dia, sejalan dengan program BEP sebagai apresiasi ?untuk para konsumen setia produk unggulan BBK Pertamina, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, Dexlite, Pertamina Dex, serta produk pelumas Fastron dan juga elpiji Bright Gas.
Peningkatan konsumsi ini, lanjutnya, juga didukung oleh program apresiasi khusus konsumen setia Pertamax Series (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex) di Sulawesi lewat program `Celebes Loves Pertamax` (CLP).
Untuk program BEP, berhadiah utama 61 pasang paket Umroh serta 1 mobil Mercy C300 Cabriolet, 6 Harley Davidson Softail, 16 mobil Toyota Innova Diesel, dan 61 motor Yamaha Nmax ABS. Untuk mengikuti program BEP, konsumen cukup mengunduh aplikasi MyPertamina di Google Play (Android) serta App Store (IoS) dan melakukan registrasi.
"Setiap pembelian produk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, Dexlite, Pertamina Dex, Pelumas Fastron serta Bright Gas, pelanggan tinggal mengunggah (upload) struk/nota pembelian tersebut ke aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan dan mengumpulkan poin undian yang akan diundi dalam 3 tahap yakni tanggal 10 Desember 2018, 10 Maret 2019, dan 17 Agustus 2019," jelas Roby.
Sedangkan untuk program CLP, khusus pelanggan setia Pertamax Series berkesempatan meraih grand prize 2 unit CBR 150R Racing, 17 motor Suzuki NEXII, 25 emas 10 gram, dan berbagai hadiah menarik lainnya.
"Cukup mengisi BBM Pertamax Series senilai Rp20 ribu untuk motor dan Rp50 ribu untuk mobil, selanjutnya memasukan struk pembelian ke dropbox di SPBU," tuturnya.
Roby menambahkan khusus untuk struk pembelian produk BBK Pertamax Series dapat diikusertakan dalam kedua program tersebut, baik BEP dan CLP.
"Jadi setelah membeli Pertamax Series, konsumen bisa menggunakan struk yang sama. Untuk mengikuti undian BEP konsumen cukup mengunggah (upload) struk ke aplikasi MyPertamina dan selanjutnya struk tersebut dimasukan ke dalam dropbox yang tersedia di SPBU untuk mengikuti undian CLP," jelas Roby.
Program BEP dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia dari 9 Agustus 2018 hingga 31 Juli 2019. Sedangkan untuk program CLP khusus berlangsung di wilayah Sulawesi hingga 31 Desember 2018, dengan pengundian 2 tahap yakni pada 28 Oktober 2018 dan 14 Januari 2019.
Untuk mendorong keikutsertaan para konsumen, serta menyosialisasikan kedua program tersebut, Pertamina telah proaktif melakukan sosialisasi ke berbagai pihak. Di antaranya yakni Sosialisasi dan Aktivasi BEP dengan komunitas otomotif, ?Duta Pertamax Operator SPBU, Internal Pekerja MOR VII, Mitra Binaan MOR VII, serta lewat Mobile Branding dan mendirikan BEP Corner di SPBU.
Roby juga mengimbau agar konsumen selalu meminta struk setiap melakukan pembelian produk unggulan Pertamina, untuk mengikuti undian BEP dan CLP.
"Kami juga telah menyediakan `BEP & CLP Corner` di setiap SPBU untuk membantu konsumen mengikuti program ini ataupun jika menemui kesulitan dalam registrasi dan mengunduh (download) aplikasi MyPertamina," kata dia.
Adapun untuk informasi mengenai program dan mekanisme lebih lanjut, konsumen dapat mengakses akun media sosial facebook dan twitter MyPertaminaID, instagram @mypertamina, youtube mypertamina, website mypertamina.id, aplikasi MyPertamina, dan Pertamina Contact Center 1-500-000 atau email pcc@pertamina.com.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
