Menaker siapkan pelatihan bagi pengungsi korban gempa

id muhammad hanif dhakiri,menaker,pelatihan bagi pengungsi korban gempa

Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri disela-sela penyerahan 1.000 sertifikat bagi alumni BLK Makassar, Rabu (17 /10). Antaranews Sulsel /S Mappong /2018

Ini akan ditangani secara komprehensif oleh pemerintah, sementara ini masih diselesaikan tanggap bencana itu
Makassar (Antaranews Sulsel) - Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri menyiapkan pelatihan bagi pengungsi korban gempa dan tsunami Palu, Donggala, Sulawesi Tengah.

"Ini akan ditangani secara komprehensif oleh pemerintah, sementara ini masih diselesaikan tanggap bencana itu," kata Muhammad Hanif disela BLK Makassar Fair 2018 di Kantor Balai Latihan Kerja, Makassar, Rabu.

Menurut dia, nanti pada saat rehabilitas pihaknya akan membantu memberikan pelatihan sesuai dengan kebutuhan para korban bencana alam agar dapat kembali bekerja.

Pasca gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9), selain warga kehilangan rumah, juga kehilangan pekerjaan, karena sarana dan prasana rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

Menyikapi hal itu, lanjut Menaker, pihaknya siap memberikan pelatihan sesuai dengan bidang kerja para korban bencana. Namun bila ada yang ingin beralih usaha, juga akan difasilitasi untuk mendapatkan keterampilan.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada kesempatan yang sama mengatakan, pengungsi asal Palu-Donggala yang ada di wilayah kerjanya sudah sekitar 15 ribu orang.

"Kabupaten Soppeng saja, sudah 3.000 orang yang menjadi tanggungan Pemkab Soppeng," katanya memberikan gambaran jumlah pengungsi di satu wilayah.

Dia mengatakan, para pengungsi korban bencana alam tersebut telah mendapatkan fasilitas kesehatan, posko pengungsian, sembako dan fasilitas lainnya.

Khusus di Sulsel, sebagian besar pengunsgi ditampung di Asrama Haji Sudiang, Makassar yang juga menjadi lokasi penerimaan bantuan logistik dan penanganan `trauma healing" bagi anak-anak korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi.
 
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar