Kalteng Putra optimistis kalahkan PSM

id kalteng putra,psm makassar,piala indonesia,Gomes de Oliviera

Pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliviera (kanan) memberikan keterangan pers jelang pertandingan kontra PSM di Makassar, Sabtu (2/2/2019). (FOTO/Antaranews Sulsel/Abd Kadir)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Tim Kalteng Putra optimistis mampu mengalahkan tuan rumah PSM pada pertemuan kedua babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Februari 2019.

Pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliviera di Makassar, Sabtu, mengatakan dengan hadirnya beberapa pemain yang di pertemuan pertama tidak dimainkan, tentunya akan memberikan pengaruh yang positif bagi perjuangan tim membalikkan keadaan.

"Para pemain kami yang di pertandingan pertama tidak tampil seperti Yu Hyun Koo, Fernando Pahabol, dan Dimas Galih kini sudah bisa kami turunkan. Kami optimistis menghadapi pertandingan besok (3/2)," katanya.

Mantan pelatih Madura United itu mengatakan kekuatan mereka bisa membantu mengangkat penampilan tim yang harus bekerja lebih keras jika ingin lolos ke babak berikutnya setelah di pertemuan pertama di Kalteng harus kalah 1-2 dari PSM.

"Saya yakin mereka akan membuat PSM kesulitan, para pemain akan memberikan apa yang mereka punya pengalaman di liga, tinggal kami berjuang keras," katanya.

Menurut dia, laga ini sekaligus menjadi awal dari suatu pekerjaan yang dilakukan mulai dengan membentuk karakter tim yang lebih kuat untuk bersaing dengan siapa pun dan dimana pun.

Soal kekuatan tim Juku Eja, dirinya mengakui jika PSM merupakan tim kuat dengan materi pemain yang bagus.

Bahkan itu sudah dibuktikan pada pertemuan pertama saat mampu mencuri poin penuh di kandang Kalteng Putra (26/1).

"Laga kemarin sudah menunjukkan kualitas PSM. Kami tahu mereka sudah dibentuk beberapa tahun lalu namun kami datang untuk mempersulit mereka dan memetik kemenangan, saya yakin pemain kami mampu bikin PSM sulit, dan semoga kami bisa menang," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar