Logo Header Antaranews Makassar

Harga Nikel Penentu PAD Sulsel

Senin, 21 Desember 2009 22:51 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Faktor harga nikel dunia akan menjadi penentu besarnya sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Selatan dari PT Inco Tbk.

"Kalau harga nikel dunia naik dan produksi kami bertambah, maka sumbangan terhadap pendapatan daerah bisa dinaikkan. Kami melaksankannya saja sesuai dengan aturan," kata Manager Regional Manajemen Relation dan Communication PT Inco Tri Rahman Batara saat rapat kerja dengan Komisi C DPRD Sulsel di Makassar, Senin.

Menurut dia, target produksi nikel Inco pada 2010 sebesar 150 juta ton atau mengalami kenaikan sekitar delapan persen dari tahun 2009 sebesar 140 ton.

Pendapatan Sulsel sampai Oktober 2009 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) PT Inco sekitar Rp4,8 miliar, sementara pajak bahan bakar sekitar Rp4 miliar.

Inco yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur juga menyumbang pajak air permukaan kepada Sulsel sebesar Rp300 juta dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp19 miliar.

Pajak air permukaan merupakan bagi hasil untuk Sulsel 16 persen, pusat 26 persen, kabupaten penghasil 30 persen dan kabupaten lainnya 30 persen, sedang PBB Inco 70 persen untuk Sulsel 30 persen untuk Luwu Timur.

Komposisi PBB akan terbalik pada 2011 yakni Sulsel 30 persen dan Lutim 70 persen dengan diberlakukannya secara mutlak Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah.

Inco yang menguasai sekitar 118 ribu hektar tanah di Luwu Timur, menyumbang pajak pengolahan lahan bagi PAD Sulsel sekitar Rp6 miliar.

Pendapatan lain yang didapat Sulsel dari Inco antara lain, pajak penghasilan yang sangat ditentukan oleh kapasitas produksi dan harga nikel dunia.

Dia menyebutkan, khusus untuk pajak dan royalty 2009, Inco membayar kepada negara sekitar 200 juta dolar AS atau sekitar Rp1,8 triliun dengan kurs Rp9 ribu per dolar AS.

Menjawab pertanyaan anggota Komisi C DPRD Sulsel atas penurunan target PAD dari PKB dan BBNKB Inco pada 2010, Kata Batara disebabkan BBNKB kendaraan dari luar negeri tidak ada.

DPRD Sulsel dan Inco maupun Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulsel baru akan melakukan rapat Finalisasi untuk memutuskan target PAD Sulsel 2010 dari PT Inco.

(T.PSO-099/F003)