Pengamat: Kapal wisata harus dilengkapi jaket pelampung

id kapal wisata,Kapal wisata harus dilengkapi pelampung,Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan,unhas,Dr Ahmad Bahar

Ilustrasi. Puluhan wisatawan lokal menaiki kapal wisata di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/2/2019). (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)

Makassar (ANTARA) - Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Dr Ahmad Bahar mengatakan kapal wisata harus dilengkapi fasilitas keamanan seperti pelampung untuk membuat wisatawan merasa lebih aman dan nyaman dalam perjalanan menuju lokasi wisata.

Dr Ahmad Bahar di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, mengatakan Sulawesi Selatan memiliki banyak potensi wisata bahari yang layak dikunjungi seperti Pulau Kapoposang ataupun Samalona, namun harus memperhatikan beberapa hal khususnya keselamatan wisatawan.

"Namun yang harus diperhatikan, perahu jangan berangkat jika tidak dilengkapi jaket pelampung. Saya kira ini salah satu hal yang harus diperhatikan agar wisata bahari kota dapat berkembang," katanya.

Ia menjelaskan pemilik kapal wisata biasanya masih jarang memperhatikan hal itu. Meskipun memiliki alat keselamatan seperti jaket pelampung, namun ditempatkan di bagian bawah kapal yang tidak mudah diambil para penumpang.

Hal itu tentunya cukup riskan karena jika terjadi masalah dalam perjalanan, penumpang tidak sempat lagi untuk menggunakan karena sulitnya akses. "Jadi tidak siap digunakan (alat pelampung)," ujarnya.

Menurut dia, jika para wisatawan khususnya turis asing yang sudah banyak menjelajahi berbagai destinasi melihat kondisi tersebut, mereka jadi ragu naik kapal tersebut dan bahkan tidak segan-segan untuk membatalkan kunjungannya karena tidak sesuai standar keselamatan.

Ia mengatakan persoalan keberadaan pelampung bukan hanya diperuntukkan wisatawan di kapal saja, tapi juga wisatawan yang melakukan aktivitas di laut lepas.

 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar