Makassar terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan

id penghargaan lppd,kota makassar,penyelenggaraan pemerintah

Makassar terbaik  dalam penyelenggaraan pemerintahan

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (empat kanan) menerima penghargaan nasional atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kanan) saat peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII di Bayuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/4/2019). (ANTARA/HO Humas Pemkot Makassar.

Makassar (ANTARA) - Kota Makassar kembali dinobatkan sebagai kota dengan penyelenggaraan pemerintahan terbaik tingkat nasional berdasarkan penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tingkat nasional.

Menteri Dalam negeri Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan untuk Makassar kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto pada peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII di Bayuwangi, Jawa Timur.

"Alhamdulillah, Makassar hari ini telah dinobatkan menjadi sebuah kota dengan nilai penyelenggaraan daerah terbaik di Indonesia," kata Moh Ramdhan dalam siaran pers pemerintah kota yang diterima di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

LPPD Kota Makassar meraih nilai tertinggi (3,4404) disusul Kota Gorontalo (3,4142) dan Kota Semarang (3,3375) di urutan kedua dan ketiga.

"Tidak seorang pun kepala daerah berani mengatakan diri bagus tanpa bisa mewujudkan pemerintahan yang bagus," kata Moch Ramdhan.

Wali Kota yang akrab disapa Danny Pomanto itu mengatakan bahwa penyelenggaraan pemerintahan yang baik tercermin dari administrasi pemerintahan daerah yang baik serta pertumbuhan ekonomi, dan penurunan kemiskinan.
 
Pada peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII, Menteri Dalam Negeri mendorong pemerintah daerah berinovasi untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

"Mari mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi daerah, mengoptimalkan berbagai potensi sumber daya yang ada, baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam yang secara signifikan akan mendukung serta memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai NKRI," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar