
Perusda Sulsel Garap Bisnis Waralaba Lion Air

Makassar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah (Perusda) Sulawesi Selatan saat ini menggarap bisnis waralaba "mobile travel online" yang dikembangkan maskapai penerbangan Lion Air di Makassar.
Direktur Utama Perusda Sulsel Harris Houdy di Makassar, Sabtu, mengatakan, pemanfaatan sistem pemesanan tiket secara online ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat daerah bisa mengakses jasa transportasi udara.
"Bisnis ini akan melayani pemesanan tiket masyarakat yang berdomisili di daerah yang sulit terjangkau agen penjualan tiket pesawat," ungkapnya.
Selain itu, bisnis travel yang melibatkan maskapai penerbangan Lion Air ini akan dimanfaatkan pemerintah daerah mendorong kegiatan promosi pariwisata Sulsel ke mancanegara.
"Selain tiket penerbangan domestik, bisnis ini juga melayani permintaan tiket keluar negeri," ungkapnya.
Hanya saja, pemesanan tiket keluar negeri yang dilakukan melalui fasilitas internet dan pesan singkat (sms) ini baru bisa melayani penerbangan Lion Air tujuan Jeddah dan Singapura.
"Sistem ini memang masih dalam tahap uji coba, namun pemesanan online sudah bisa dilakukan," ucapnya.
Direktur PT. Mobile Travel Online (MTO) Ronny De Fretes mengaku kerjasama penjualan tiket online dengan Perusda Sulsel ini telah berjalan selama sepekan terakhir ini.
Bisnis franchise yang dikembangkan MTO milik Lion Air ini menawarkan fee penjualan sebesar 11 persen atau berkisar Rp15.000 hingga Rp250.000 setiap tiketnya, baik itu penerbangan domestik maupun luar negeri.
Selain itu, Perusda Sulsel yang akan menangani pemesanan tiket di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel juga akan memperoleh keuntungan 10 persen dari setiap paket tour. (T.PK-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
