
Kabupaten Jeneponto Terancam Gagal Panen

Jeneponto, Sulsel (ANTARA News) - Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) terancam gagal panen akibat musim kemarau yang melanda daerah itu.
"Bulir-bulir padi mulai tumbuh, namun sawah kering sehingga kami khawatir akan gagal panen," kata salah seorang petani Sanuddin di Arung Keke, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Kamis.
Menurut dia, di Kabupaten Jeneponto yang sawahnya mengering terdapat di tiga wilayah yakni Arung Keke, Batang dan Binamu dengan luasan areal persawahan yang mencapai ratusan hektar (ha).
"Namun yang terparah tingkat kekeringannya adalah di Arung Keke dengan luas areal sawah lebih dari 70 ha," katanya.
Akibat kondisi tersebut, pemuka masyarakat di Kabupaten Jeneponto Muh Yusuf Daeng Ponto mengatakan, jika daerah itu gagal panen, tentu kekurangan pangan bagi masyarakat setempat akan mengancam.
"Selain itu, petani juga akan merugi, karena sudah mengeluarkan tenaga dan biaya sarana produksi yang tidak sedikit nilainya," katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, ia berharap, agar pemerintah setempat dapat mengantisipasi hal itu dengan sejumlah kebijakan, baik yang terkait dengan sektor petanian, maupun perlakuan terhadap masyarakat miskin.
Alasannya, sektor pertanian yang melibatkan petani dan masyarakat miskin tentu yang akan merasakan dampak langsung dari gagal panen yang hampir setiap tahun terjadi jika musim kemarau melanda daerah yang berjulukan "Butta Tu Ratea" ini. (T.S036/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
