Rejang Lebong minta bantuan pusat untuk perbaiki jalan yang longsor

id jalan longsor rejang lebong,kerusakan jalan rejang lebong,pembangunan rejang lebong

Rejang Lebong minta bantuan pusat untuk perbaiki jalan yang longsor

Petugas Polsek Bermani Ulu memasang garis polisi di jalan kabupaten di wilayah Desa Sukarami yang tanahnya longsor. (HO)

Rejang Lebong (ANTARA) - Kabupaten Rejang Lebong di Provinsi Bengkulu mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat untuk memperbaiki jalan kabupaten yang rusak akibat tanah longsor pada April di Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu.

"Karena longsorannya mencapai 70 meter dengan kedalaman hingga 10 meter, di mana anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp700 juta, karena kita sangat terbatas sehingga sudah diusulkan ke BNPB untuk diperbaiki dengan menggunakan dana hibah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong Basuki di Rejang Lebong, Jumat.

Sementara itu, perbaikan infrastruktur yang rusak akibat tanah longsor di empat lokasi lainnya sudah masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rejang Lebong 2020.

Rancangan APBD sudah mencakup pembiayaan pembangunan pelapis tebing di kawasan SPN Bukit Kaba, Kampung Baru Pal Batu Kecamatan Selupu Rejang, Desa Talang Lahat di Kecamatan Sindang Kelingi, dan Kelurahan Airbang, Kecamatan Curup Tengah.

Kerusakan akibat longsor di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau akibat robohnya pelapis tebing di wilayah Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, kata Basuki, sudah dilaporkan ke pemerintah provinsi karena status jalan tersebut adalah jalan nasional.

"Untuk jalan provinsi di Desa Merantau, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, yang longsor sejak tahun 2015 lalu, saat ini sedang dalam proses perbaikan oleh Pemprov Bengkulu," ujar dia.

Kerusakan jalan provinsi akibat longsor di wilayah Desa Kayu Manis dan Desa Sindang Jati di Kecamatan Sidang Kelingi, menurut Basuki, juga sudah dilaporkan ke BPBD Provinsi Bengkulu.

"Sekarang sudah memasuki musim hujan warga diminta untuk selalu waspada terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana, jika hujan turun terus menerus agar siap-siap mengungsi ke tempat yang aman sehingga tidak menjadi korban jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujar dia.

 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar