Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Rugi Rp48 Miliar/Hari

Sabtu, 8 Mei 2010 02:47 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyatakan industri di Makassar saat ini mengalami kerugian Rp48 miliar/hari akibat berhentinya pasokan listrik PLTG yang dikelola PT Energy Equity Epic Sengkang (PT EEES) di Kabupaten Wajo.

Penghentian pasokan listrik dari PT EEES ke PLN secara sepihak dan telah dilakukan mediasi agar pasokan kembali normal, berdampak kerugian yang sangat besar sebab lebih dari 50 industri besar dipaksa keluar dari beban puncak PLN, industri yang ada di kawasan industri Makassar (PT KIMA) nyaris lumpuh dan terjadi pemadaman bergilir.

Hal itu dikemukakan Gubernur pada sidang paripurna LKPJ Gubernur sulsel th 2009 yang dipimpin Ketua DPRD Sulsel, HM. Roem, SH, MH di Makassar, Jumat.

"Saya mendukung Bupati Wajo untuk mendapatkan hak-hak bagi daerah maupun rakyatnya dan mengharapkan investor tidak bersikap arogan, melainkan melaksanakan kewajibannya dengan baik agar keberadaan investor berdampak positif bagi masyarakat, terutama yang berada di sekitar lokasi eksplorasi," kata Gubernur.

Pemprov Sulsel saat ini mengagendakan membangun komitmen baru dengan Kementerian Sumber Daya Mineral dan Kementerian Keuangan tentang kontrak karya PMA agar hak dan kewajiban yang lebih wajar dapat dilaksanakan oleh PMA yang berada di suatu daerah.

Ketua DPRD Provinsi Sulsel, HM Roem mengungkapkan bahwa Pansus LKPJ Sulsel pembahasannya tercepat ketiga di Indonesia. Pemprov Sulsel berhasil dalam penyelesaian administrasi.

Dia mengingatkan agar seluruh SKPD di Sulsel memiliki renstra sehingga harus ada target yang harus dicapai setiap tahun dan tahun kelima kepemimpinan Gubernur Syahrul target tersebut terealisasi.

Saat ini, renstra SKPD di Sulsel tidak ada sehingga sulit mengukur pencapaiannya, padahal target tiap tahun harus dicapai bertahap, ujarnya. (T.KR-AAT/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026