Logo Header Antaranews Makassar

Wiranto Imbau Kadernya Bangun Gerakan Moral

Minggu, 9 Mei 2010 07:08 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Wiranto mengimbau, legislator Partai Hanura di DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), membangun gerakan moral dalam rangka memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya mengajak kepada segenap legislator Hanura di Sulbar, untuk membangun gerakan moral di parlemen masing-masing sebagai gerakan moral yang baru," kata Wiranto disela-sela Musyawarah Daerah (Muda) I Partai Hanura Provinsi Sulbar di Mamuju, Sabtu.

Musda Hanura Sulbar berlansung 7-9 Mei 2010 dihadiri pengurus serta sekitar 200 orang simpatisan serta pendukung Partai Hanura dari lima kabupaten di Sulbar.

Wiranto mengatakan, sikap DPP Hanura adalah membangun gerakan moral di parlemen sebagai bentuk mewujudkan aspirasi rakyat sebagai cara memimpin rakyat untuk mendapatkan kesejahteraannya.

Menurut dia, selama 55 tahun Indonesia merdeka belum membawa perubahan yang berarti bagi masyarakat dan bangsa ini, karena masyarakat masih hidup di bawah garis kemiskinan, ditandai dengan banyaknya tenaga kerja yang mencari kerja di luar negeri.

Pahlawan kusuma bangsa yang gugur harus dihargai. Wiranto mengatakan, mereka bercita cita membesarkan bangsa indonesia dengan melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut melaksanakan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Dasar 1945 sebagai tujuan negara.

"Amanat mereka harus kita teruskan," katanya.

Karena itu, kata dia, dibutuhkan sebuah gerakan moral yang baru mewujudkan cita cita kemerdekaan dan tujuan bangsa Indonesia tersebut, dengan membangun kebijakan prorakyat di parlemen yang juga sebagai bentuk konsistensi Partai Hanura dalam membela rakyat.

"Saya minta 14 legislator Hanura di Sulbar mewujudkan gerakan itu sebagai wujud pengabdian kita kepada masyarakat dan bangsa ini,"katanya.

Apabila pemimpin seperti legislator yang ada di Dewan maupun ditataran pemerintah telah memiliki hati nurani dan menggunakan hati nurani dalam bertindak dalam melahirkan kebijakan prorakyat, maka negeri ini akan menjadi bangsa yang besar.

"Kalau pemimpin memiliki dan menggunakan hati nurani dalam melahirkan kebijakan, bangsa ini akan sejahtera karena semua isi kekayaan alamnya akan dinikmati sendiri bukan untuk dinikmati bangsa lain," katanya. (T.KR-MFH/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026