Logo Header Antaranews Makassar

Minta Program Bangun Mandar Disingkronkan

Kamis, 27 Mei 2010 03:53 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat HM Amri Sanusi meminta Pemerintah Kabupaten agar mensingkronisasikan program gerakan membangun desa berbasis masyarakat (Bangun Mandar) dengan program yang ada pada Satuan Kerja Perangkat daerah.

"Pemkab harus segera mensingkronkan program Bangun Mandar guna mewujudkan percepatan pembangunan bagi desa-desa tertinggal yang ada di daerah ini," kata Amri Sanusi di Mamuju, Rabu.

Menurutnya, program Bangun Mandar yang digagas oleh Pemprov Sulbar dan telah diangkat menjadi program nasional oleh menteri percepatan daerah tertinggal guna percepatan pembangunan desa-desa tertinggal, sekaligus upaya penanggulangan angka kesmiskinan di Sulbar.

"Kawasan desa-desa tertinggal akan kita sentuh melalui program Bangun Mandar, sehingga kami mengharapkan agar pemkab di lima kabupaten di Sulbar untuk secepatnya mensingkronkan program tersebut guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan jauh dari ketertinggalan," tuturnya.

Ia menjelaskan, meskipun program ini lebih cepat satu tahun dari perencanaan, namun pemkab dituntut agar program ini sejalan dengan program yang ada di kabupaten.

"Pemkab harus mampu mengimplementasikan program Bangun Mandar dalam rangka upaya percepatan pengentasan angka kemiskinanan di desa-desa," ucap Amri.

Dia memaparkan, dana yang akan digunakan untuk program Bangun Mandar saat ini jumlahnya mencapai miliaran rupiah yang diharapkan pelaksanaannya dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

Angaran yang di peruntukkan untuk program bangun Mandar sekitar Rp31,6 miliar yang akan disebar pada kawasan desa-desa yang sangat tertinggal," jelasnya.

Sehingga kata dia, pemkab dan pemprov diharuskan melakukan koordinasi yang intens agar tidak ada program satu pun yang saling tumpang tindih. (T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026