
Konser Sandy Sondhoro Dipadati Penonton Wanita

Makassar (ANTARA News) - Konser Sandy Sondhoro di Makassar, Sabtu, bertajuk ''Jazz in The City'' dipadati oleh penonton wanita.
Pertunjukkan perdana musisi Indonesia yang sukses berkarir di Eropa ini didominasi oleh penonton wanita. Suasana di area parkir dan loket tiket masuk tempat penyelenggaraan konser juga terlihat sangat padat.
Suasana dalam tempat penyelenggaraan konser segera menghangatkan penonton dengan penampilan grup musik jazz Makassar Rizcky and the Stranger's sebagai band pembuka.
Grup musik ini tampil apik dan berhasil membangun suasana jazz yang romantis melalui instrumen lagu ''Malam Biru'', ''Don't Wanna Miss a Thing'' milik Aerosmith juga dalam versi jazz serta instrumen tembang ''English Man in New York'' yang dipopulerkan oleh Sting.
Tak lama setelah band pembuka merampungkan sajian aransemen musik dan vokal jazz yang indah, Sandy naik ke atas panggung dengan santai dan sederhana.
Dalam penampilannya, ia hanya ditemani gitar akustik dan diiringi permainan keyboard dari keyboardist grup musik The Groove, Ali Akbar.
Dua lagu pertama yang ia suguhkan dengan suara khas berkarakter yang dimilikinya diambil dari album perdananya ''Why Don't We' yaitu ''Forever My Queen'' dan ''Superstar How Could We Not Love''.
Isi lirik dari kedua tembang ini sangat romantis dan memuja-muja wanita. Tak heran jika para penonton wanita tampak terpana dan tak berhenti menunjukkan kekagumannya dengan bertepuk tangan.
Satu hal berbeda dari konser-konser lainnya, meski terhitung padat, penonton lebih memilih tetap menikmati penampilan Sandy di tempat duduk dan posisi berdirinya dan hanya sesekali mendekati untuk sekadar mengambil gambar musisi kebanggaan Indonesia itu.
Penyanyi yang berencana kembali ke Jerman setelah dari Makassar ini kembali melelehkan hati wanita dengan tembang You're ''So Beautiful For Me''. ''Lagu ini spesial untuk semua wanita,''katanya sebelum membawakan lagu tersebut.
Suasana semakin larut dalam romantisme ketika Sandy membawakan lagu ''End of The Rainbow'' yang ikut dinyanyikan oleh para penonton.
Ia juga sempat membawakan dua lagu terbarunya pada penampilannya tersebut. Ia mengatakan, lagu berjudul ''Bunga Mimpi'' akan menjadi single yang akan dipromosikan selanjutnya setelah ''Malam Biru''.
Lagu baru kedua yang baru pertama kali dinyanyikan di atas panggung berjudul ''Selamanya''.
''Ini lagu terakhir saya karena saya cuma bawa delapan lagu ke Makassar,'' katanya sebelum membawakan tembang ''Malam Biru''. Kata-katanya tersebut kemudian menimbulkan nada kekecewaan dari penonton.
Setelah berkali-kali mengulang bagian utama dari lagu yang membuatnya dikenal di Indonesia tersebut dan menyanyikan bersama-sama penonton, ia pamit dan panggung pun berubah menjadi gelap.
Penonton yang tak puas pun berteriak meminta Sandy untuk kembali menyanyi. Sandy yang tampaknya memang sengaja menunggu reaksi penonton itu, kemudian kembali dan menyanyikan lagu ''When a Man Loves a Woman.
Lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi Amerika Michael Bolton itu adalah lagu yang membawanya menjadi pemenang pada Festival Musik Internasional di Latvia, Rusia.
Ia membawakan lagu tersebut dengan aransemen vokal miliknya seperti saat ia memenangkan kompetisi yang disiarkan di 16 negara tersebut. ''Terimakasih untuk semuanya yang telah mengundang saya tampil ke sini,''ujarnya menutup penampilannya.
(T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
