
Dewan Pendidikan : Penyusunan RAPBS Sekolah Mutlak

Makassar (ANTARA News) - Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan penyusunan Rancangan Pendapatan dan Anggaran Belanja Sekolah adalah mutlak.
"RAPBS akan memperjelas sumber dana dan pengeluaran yang dilakukan oleh setiap sekolah," kata Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Prof Dr Halide di Makassar, Kamis.
Ia menilai, anggaran pendidikan gratis dari pusat, provinsi dan daerah sebenarnya telah cukup, RAPBS diperlukan untuk memperjelas semua sumber dan pengeluaran.
"Kelemahannya antara lain dana sudah dikucurkan kadangkala terhambat atau digunakan untuk membayar yang lain," ujarnya.
Ia menilai, seluruh pelaksanaan program yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus diawasi.
Selain kelemahan, ia juga melihat upaya perbaikan secara bertahap. Namun, menurutnya, upaya tersebut kurang didukung oleh komunikasi dan koordinasi antar pejabat. Dinas pendidikan juga diharapkan fokus pada pelaksanaan program.
Dewan pendidikan gratis mendukung penuh program ini karena sesuai dengan amanah undang-undang dasar dan dapat memperluas kesempatan kerja.
Namun, kata gratis masih dipersepsikan salah oleh masyarakat dengan tidak membayar apapun.
Dalam program ini ada 14 jenis kegiatan yang didukung oleh pemerintah, di luar 14 item tersebut tetap membutuhkan biaya.
"Dalam program ini tidak tertutup kemungkinan adanya sumbangan dan program baru diterapkan dari SD hingga SMP sementara untuk SMA baru akan dikaji," jelasnya.
Ia mengharapkan, pemerintah daerah tetap konsisten melaksanakan program yang telah berjalan sejak dicanangkan oleh pemerintah provinsi dua tahun lalu ini. (T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
