
Kapal Motor Trisal Pratama Tenggelam Setelah Bertabrakan

Makassar (ANTARA News) - Kapal Motor Trisal Pratama yang bertabrakan dengan Kapal Motor Indi Matam V tenggelam setelah bertabrakan di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan.
Kepala Syahbandar Makassar Afrianus Tapangan saat ditemui di Kantor Kesehatan Kelas I Pelabuhan Makassar, Rabu, mengatakan, tabrakan yang terjadi sekitar pukul 03.20 Wita itu langsung menenggelamkan KM Trisal Pratama.
Diungkapkannya, KM Trisal Pratama yang mengangkut Semen dan berlayar dari Makassar menuju Atapupu. Sedangkan KM Indi Matam yang mengangkut besi tua bertolak dari Serui menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
"Kami masih melakukan penyelidikan mengenai tabrakan dua kapal barang itu yang mengakibatkan satu dari keduanya tenggelam," katanya.
Dalam penjelasannya, tabrakan keduanya itu terjadi pada posisi 05.43 S/120.21.00E sekitar pukul 03.20 Wita. Nakhoda kapal KM Tilongkabila yang berlayar dari Pelabuhan Baubau, Sultra menuju Makassar mendapatkan informasi jika kedua kapal tersebut bertabrakan.
Pada pukul 04.24 Wita, anak buah kapal (ABK) KM Tilongkabila menemukan satu orang ABK KM Trisal Pratama dan mengevakuasinya dan setelah pukul 05.00 Wita ABK kembali menemukan korban yang kedua.
Setelah pukul 05.00 Wita barulah beberapa kapal diantaranya KM Kencana 5 & Let Khrisnan menemukan sembilan orang ABK KM Trisal, satu diantaranya balita berumur satu tahun.
Menurut Syahbandar, berdasarkan data dari Agen Kapal PT Mariajsa Pratama, penumpang kapal KM Trisal Pratama yang tercatat sebanyak 18 orang.
Sebanyak 11 orang diantaranya sudah ditemukan dalam keadaan hidup oleh dua kapal yang sedang melintas sedangkan tujuh lainnya masih dalam pencarian.
"Saya masih berdasarkan dengan 'crew list' yang saya terima dari agen kapal di Surabaya bahwa semuanya berjumlah 18 orang," katanya. (T.KR-MH/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
